Setelah mendownload & menginstal software Platform Windows Base, maka Anda dapat pilih menu Start pada komputer Anda. Akan tampak Menu Login :

Gambar 1 Tampilan Window Login
Masukan Userid & Password dengan benar lalu klik login. Maka akan tampak tampilan awal platform Windows Base sbb :

Gambar 2 Tampian Layout
Baik, kita jelaskan satu persatu dari fitur yang ada di platform ini :
1. Dealing Panel

Gambar 3 Tampilan Dealing Panel
Fitur ini adalah rate
pair(pasangan) mata uang yang sering ditradingkan dalam Forex trading. Total ada 16 pasang mata uang. Detail ini kami ambil pada hari Sabtu maka semua harga sedang diam dan tanda penunjuk harga (segitiga) menunjukan sedang mengalami kenaikan. Hari Sabtu & Minggu market Forex sedang tutup dan sama sekali tidak ada pergerakan. Kita dapat klik Sell jika ingin mengambil posisi Jual dan Buy jika ingin mengambil posisi Beli.
2. Current Rates

Gambar 4 Tampilan Current Rates
Melalui fitur ini kita dapat melihat harga Bid (Sell) dan Ask(Beli) dari sejumlah pair mata uang,
spread(selisih nilai Buy dan Sell), High (titik tertinggi harga), Low (titik terendah harga).
Product : Nama pair mata uang.
Bid : Posisi Sell saat ini (running)
Ask : Posisi Buy saat ini (running)
Spread : Selisih nilai Ask dan Bid atau selisih dari nilai Buy dan Sell.
High : Nilai tertinggi yang telah dicapai pada sebuah pair dalam 1 hari tersebut.
Low : Nilai terendah yang telah dicapai pada sebuah pair dalam 1 hari tersebut.
Close : Nilai penutupan hari kemarin.
Change : Selisih antara Bid dengan nilai Close.
%Change : Perubahan nilai Change hari ini dengan Change hari kemarin.
3. Open Positions

Gambar 5 Tampilan Open Positions
Dalam kolom Open Positions kita dapat melihat posisi apa saja telah kita buka misal kami sudah membuka posisi EUR/USD, USD/JPY, dll yang tampak pada kolom diatas.
Product : Nama pair mata uang yang ditradingkan.
Contract : Jumlah
lot yang diperdagangkan. Misal 10.000 artinya membuka posisi Buy 1 lot pada suatu pair. Sebaliknya -10.000 artinya kita membuka Sell 1 lot pada suatu pair. Jika membuka Buy 2 lot pada sebuah pair maka akan tampak di kolom
kontrak 20.000. Jika melakukan posisi Sell 3 lot pada sebuah pair maka nilai contract akan tampak menjadi -30.000.
Average Rate : Harga
order/running pada saat pembukaan posisi Buy atau Sell.
Unrealized : Profit/Loss yang belum tereleasasi (floating). Nilainya dalam US $.
Pip Unrealized : Poin profit/Loss yang belum tereleasasi (floating).
Stop Loss : Batas kerugian yang telah ditetapkan sebelumnya pada saat atau setelah pembukaan posisi.
Limit : Batas keuntungan yang telah ditetapkan sebelumnya pada saat atau setelah pembukaan posisi.
Max Buy : Maksimal Buy dalm pembukaan posisi. Dapat diabaikan.
Max Sell : Maksimal Sell dalm pembukaan posisi. Dapat diabaikan.
4. Activity Log

Gambar 6 Tampilan Activity Log
Dalam fitur ini kita dapat melihat jelas detil transaksi yang telah kita lakukan.
Time : Hari dan jam saat kita melakukan transaksi.
Type : Kategori Order yang dilakukan. Misal kolom 3 teratas adalah untuk pair USD/CAD. Type kolom 1 & 2 adalah Order karena kita telah memasang Stop Loss & Limit. Kolom 3 disebut Deal karena kita kita telah “deal” melakukan posisi Sell pada USD/CAD diharga running/pending order.
Reference : Nomor urut order yang telah dibuka. Dapat diabaikan.
Product : Nama pair yang telah dibuka posisinya. Misal yang telahb dibuka : USD/CAD, USD/CHF.dll.
Buy/Sell : Jenis order yang telah dibuat. Misal kolom 3 teratas adalah untuk pair USD/CAD. Type kolom 1 & 2 adalah Buy karena kita telah memasang Stop Loss & Limit (lawan posisi Sell) . Kolom 3 disebut Sell karena kita kita telah melakukan posisi Sell pada USD/CAD diharga running/ pending order.
Amount : Sama dengan kontrak yang diperdagangkan. Misal 10.000 artinya membuka posisi Buy 1 lot pada suatu pair. Sebaliknya -10.000 artinya kita membuka Sell 1 lot pada suatu pair.
Rate : Harga pada saat kita melakukan posisi Buy atau Sell dan juga harga Ordernya. Misal kolom 3 teratas adalah untuk pair USD/CAD. Kolom 1 : 1.0150 & kolom 2 : 1.0000. Nilai tersebut adalah posisi Stop Loss & Limit yang telah kita tentukan. Kolom 3 adalah posisi Sell pada USD/CAD diharga 1.0092.
Expiry : Jenis Expiry yang terkait dengan Order yang telah kita ambil.
Basis : Penjelasan setiap Order yang kita gunakan. Misal kolom 3 teratas adalah untuk pair USD/CAD. Kolom 1 : Stop Loss & kolom 2 : Limit. Kolom ketiga adalah kosong karena dikolom itulah letak Deal Buy/Sell berada.
Expiry : Jenis Expiry yang terkait dengan Order yang telah kita ambil. Misal kolom 3 teratas adalah untuk pair USD/CAD. Kolom 1 & kolom 2 : GTC. Kolom ketiga adalah kosong karena dikolom itulah letak Deal Buy/Sell berada.
Trailing Points : Jika kita menentukan Stop Loss yang dinamis (Trailing Stop) maka kolom Trailing Stop akan terisi.
Fungsi dari TRAILING STOP adalah untuk menghindari kerugian yang lebih besar dan memaksimalkan keuntungan. Misal kita Buy GBPUSD di 1.9800 dan kita pasang Trailing Stop di 20 poin maka langsung terpasang Stop Loss di 1.9780 (1.9800 - 20). Jika harga tiba-tiba turun ke 1.9760 maka kita hanya rugi 20 poin saja yaitu di 1.9780.
Sebaliknya jika harga naik ke 1.9850 maka Stop Lossnya berubah menjadi 1.9830. Jika tiba-tiba harga turun ke 1.9830 maka posisi kita akan tertutup sendirinya dan untung 30 poin (1.9830 - 1.9800).
5. Forex Insider

Gambar 7 Tampilan Forex Insider
Forex Insider berisi berita-berita ekonomi & bisnis internasional yang melibatkan keuangan dunia dalam jumlah besar. Jika transaksinya besar maka akan ada tarikan permintaan dan harga mata uang yang terkait akan naik.
6. Market News

Gambar 8 Tampilan Market News
Berita dari Negara, perbankan, perusahaan dunia dan transaksi internasional dari sejumlah Negara-negara didunia yang melibatkan transaksi keuangan dalam jumlah besar. Berita tersebut dapat kita klik untuk mendapat keterangan terkait.
7. Charts

Gambar 9 Tampilan Chart
Kita dapat melihat pergerakan harga melalui grafik. Indikator Teknikal ini dapat membantu kita untuk memprediksi harga dan menentukan sejauh mana kita mengalami kerugian dan keuntungan. Manfaatkan dengan baik.
7. Icon yang terdapat pada bagian atas
Gambar 10 Macam-Macam Icon
8. Pending Order
Saat kita klik Enter Order maka akan tampak jenis Pending Order yang dapat kita pilih :

Gambar 11 Tampilan PO
1. Single Order
Gambar 12 Tampilan Single Order
Order ini adalah jenis order yang paling sederhana yang dapat Anda terapkan.
Product : Jenis pair yang akan kita buatkan posisi Ordernya.
Order Type : Jenis order yang dipilih yaitu Single.
Expires : Jenis kadaluarsa dari pending order kita. Ada dua jenis yaitu :
1. End of Day : Pending Order hanya berlaku untuk satu hari.
2. Good Till Canceled : Pending Order berlaku hingga tereksekusi (dapat lebih dari 1 hari).Buy/Sell : Pilihan Pending Order kita yaitu Buy atau Sell.
Lots : jumlah lot yang kita inginkan untuk dibuat pending order.
Order Basis :
1. Buy Limit : Pemesanan harga posisi Buy untuk harga dibawah harga running. Misal harga Buy EURUSD saat ini ada di 1,5800 maka Anda dapat melakukan Order Buy Limt pada misalnya 1.5750.
2. Buy Stop Loss : Pemesanan harga posisi Buy untuk harga diatas harga running. Misal harga Buy EURUSD saat ini ada di 1,5800 maka Anda dapat melakukan Order Buy Stop Loss pada misalnya 1.5830.
3. Sell Limit : Pemesanan harga posisi Sell untuk harga diatas harga running. Misal harga Sell EURUSD saat ini ada di 1,5900 maka Anda dapat melakukan Order Sell Limit pada misalnya 1.6000.
4. Sell Stop Loss : Pemesanan harga posisi Sell untuk harga dibawah harga running. Misal harga Sell EURUSD saat ini ada di 1,5900 maka Anda dapat melakukan Order Sell Stop Loss pada misalnya 1.5885.
Order rate : Merujuk pada penjelasan Order Basis diatas, maka Anda dapat memasang angka(harga) pada kolom order rate. Misal : 1.5966.
2. One Cancel Order
Gambar 13 Tampilan OCO
Fasilitas Order ini memungkinkan kita untuk membuat pending Order Buy atau Sell sekaligus atau Buy & Buy atau Sell & Sell. Basis Order yang digunakanYaitu Stop Loss dan Limit. Asusmsinya : jika order yang pertama kali tereksekusi akan dijalankan dan order yang lain akan dicancel/dibuang system.
3. If Then
Gambar 14 Tampilan IF Then
Fasilitas Order ini memungkinkan kita untuk membuat sebuah order dengan langsung menggunakan Stop Loss atau Limitnya.4. If Then OCO
Gambar 15 Tampilan IF Then OCOFasilitas Order ini memungkinkan kita untuk membuat sebuah order dengan langsung menggunakan Stop Loss & Limitnya.
5. Trailing Stop
Gambar 16 Tampilan Trailing StopJenis Order ini memungkinkan kita untuk menentukan Order Buy atau Sell Stop dengan titik poin tertentu. Jika harga running EURUSD saat ini ada pada harga 1.5900 dengan trailing Stop 30 Buy maka posisi Order akan tersentuh jika harga menyentuh titik 1.5930. Stop Loss akan langsung dibuat oleh system menjadi 1.5900. Jika harga naik ke 1.6000 maka Stop Loss akan berubah menjadi 1.5970. Dan jika harga benar-benar turun dari 1.6000 ke 1.5970 maka posisi kita Akan disclose oleh system dengan keadaan profit 40 poin (1.5970 – 1.5930).
9. Daily
Technical Analysis

Gambar 17 Tampilan Daily Techhical Analysis
Difitur ini kita akan mendapatkan prediksi sejumlah pair mata uang yang dapat kita tradingkan. Ini dapat menjadi referensi kita dalam bertrading.
10. Strategy of the day

Gambar 18 Tampilan Strategy of the Day
Di fitur ini kita mendapatkan penjelasan & prediksi harga pair mata uang berdasarkan grafik/
analisa teknikal, ilustrasi kali ini adalah USD/JPY.
11. Economic Calendar

Gambar 19 Tampilan Economic Calendar
Di fitur ini kita dapat mengetahui sejumlah berita Ekonomi yang terkait dengan sejumlah Negara. Disini kita harus mengetahui symbol-simbol dari Negara-negara yang mata uangnya kita tradingkan. Misal JN : Japan, NZ : Selandia Baru, UK : United Kingdom (Inggris), US : Amerika, dst.
12.
Margin/Pip Calculator

Gambar 20 Tampilan Margin/PIP Calculator
Laverage yang digunakan dalam Forextrader adalah 200:1. Penjelasan tentang margin per lot dipaparkan pada ilustrasi diatas.
Quote : Pair mata uang.
USD Pip Value : Nilai naik atau turun 1 poin per lot setiap pair. Misal bertrading EURUSD 1 lot nilai 1 poin bernilai $ 1.00.
Margin Required : Margin yang digunakan per lotnya (berdasar Laverage 200:1). Misal margin 1 lot EUR/JPY adalah $79.68.
Bid Rate : Nilai Rate pair mata uang. Misal harga running EURUSD saat ini ada di 1.5936 maka margin per lotnya adalah sebesar $79.68.
Nilainya didapat dari (1/200) x 10.000 x 1.5936 = $ 79.68.
13.
Account Value Summary

Gambar 21 Tampilan Account Value Summary
Didalamnya fitur ini kita akan mengetahui jumlah modal kita pertama kali.
14. Preferences

Gambar 22 Tampilan Preferences
Di fitur ini kita dapat memilih pair apa saja yang dapat kita yampilkan di platform.
15. Save Settings
Didalam order ini kita dapat memberikan perintah agar susunan platform ini tetap berlaku hingga kita membukanya lagi nanti meski platform di logoff.
16. My Acc.

Gambar 23 Tampilan My Account
Di fitur ini kita dapat melihat posisi Modal kita dan sejumlah penjelasan tentang Riset dan Quates harga saat ini.
REPORTS
Jenis Reports dalam platform Windows Base & Java Base adalah sbb :

Gambar 24 Tampilan Jenis-jenis Report
1. Account Value Summary

Gambar 25 Tampilan Account Value Summary
Di report ini kita dapat mengetahui jumlah modal pertama kali pada saat kita membuka Account.
2. Detailed Transaction History

Gambar 26 Tampilan Detailed Trasaction History
Report ini memberikan penjelasan tentang detil transaksi yang telah kita buka.
3. Open Positions

Gambar 27 Tampilan Open Positions
Di report ini kita dapat melihat sejumlah pair yang posisinya masih floating/terbuka.
4. Order History

Gambar 28 Tampilan Order History
Di Report ini kita dapat melihat posisi Order yang telah kita jalankan (belum tereksekusi/Pending Order).
5. Rollover History

Gambar 29 Tampilan Rollover History
Gambar 30 Tampilan Realized P/L
Pada report ini kita dapat mengetahui jumlah Profit/Loss yang telah terealisasi.
| < Prev | Next > |
|---|



















