Hari ini yen naik ke tujuh minggu tinggi terhadap
euro pada tanda-tanda pemulihan ekonomi global sedang melambat, mendukung permintaan untuk mata uang Jepang sebagai tempat berlindung.Yen menguat terhadap 15 dari 16 mitra valas utama dunia karena klaim pengangguran di Amerika minggu lalu mengalami kenaikandan data dan ukuran dari manufaktur di wilayah Philadelphia tiba-tiba jatuh. Euro berada dekat terlemah sejak Juli versus franc Swiss sebelum Presiden Perancis Nicholas Sarkozy bertemu Menteri Keuangan Christine Lagarde untuk mempersiapkan anggaran bulan depan.
"Pembaruan kekhawatiran tentang prospek global memacu menghindari risiko," kata Mike Jones, analis valas Bank Ltd Selandia Baru di Wellington. " Akhirnya pasar terus mendukung 'safe haven' mata uang seperti yen, franc Swiss dan dollar saat ini.
Mata uang Jepang naik ke 109,09 pada pukul 109,09 per euro at 9:11 am di Tokyo dari 109,49 di New York kemarin, setelah mencapai 109,02, level tertinggi sejak tanggal 1 Juli. Yen meningkat menjadi 85,24 per dolar dari 85,39. Euro melemah menjadi 1,3215 franc dari 1,3233 franc kemarin, ketika mencapai 1,3206 franc, yang paling lemah sejak tanggal 1 Juli. Mata uang euro melemah ke $ 1,2798 dari $ 1,2823.
MSCI Asia-Pacific Index saham turun 1 persen dan Nikkei 225 Stock Average turun 1,5 persen. Indeks 500 Standard & Poor's saham turun 1,7 persen kemarin.
Klaim pengangguran AS meningkat awal 12.000 menjadi 500.000 dalam pekan yang berakhir pada 14 Agustus, menurut data Departemen Tenaga Kerja kemarin. Klaim melampaui semua perkiraan para ekonom yang disurvei Bloomberg News. Federal Reserve Bank of indeks umum ekonomi Philadelphia juga jatuh ke minus 7,7 bulan ini, pembacaan terendah sejak Juli 2009. Pembacaan di bawah nol adalah sinyal kontraksi.
Franc Swiss saat ini menjadi mata uang "aman" oleh market karena euro saat ini cenderung melemah. Mitsubishi UFJ merekomendasikan menjual euro terhadap franc Swiss dengan target 1,2000 per euro, menurut catatan. Franc naik 1,2 persen terhadap euro menjadi 1,3243 per euro pada pukul 11:41 di New York. Mata uang Swiss telah naik 7,4 persen terhadap euro sejak 1 Juni, menurut data Bloomberg.
Swiss franc saat ini menjadi mata uang pilihan karena otoritas Swiss sudah gagal berusaha untuk menahan
apresiasi Swiss franc terhadap euro.Dolar AS dan yen Jepang, dua mata uang safe haven lainnya, kehilangan kekuatan berdasarkan spekulasi pemerintah untuk memajukan pertumbuhan ekonomi.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















