Hari ini nilai dolar dan Swiss franc jatuh terhadap sejumlah mitra valas utama dunia karena bursa saham Asia mengalami penguatan di seluruh dunia dan investor berani bertaruh bahwa
bank sentral Ausi akan memangkas suku bunga.
Euro menguat setelah Financial Times melaporkan bahwa kawasan euro akan membahas versi baru dari perjanjian agunan Finlandia dengan Yunani, mengutip pernyataan seorang pejabat bank sentral yang tak dikenal. Dolar diperdagangkan 0,6 persen lebih kuat terhadap euro di tengah spekulasi Federal Reserve Ben S. Bernanke hari ini mungkin mengecewakan investor dimana Fed akan memberikan sinyal pelonggaran lebih lanjut. Dolar Australia menguat setelah Gubernur Reserve Bank Glenn Stevens mengatakan "
inflasi sedikit mengalami penurunan". "Stevens tidak menekan tombol panik"kata Tim waterer,
dealer valuta asing di CMC Markets di Sydney. "Kami telah melihat beberapa stabilisasi di sentimen risiko yang membantu kenaikan nilai mata uang seperti kiwi, Aussie dan euro."Dollar berada di $ 1,4411 per euro pada pukul 12:23 di Tokyo dari $ 1,4379 di New York kemarin. Euro mencapai $ 1,4328 kemarin, terbesar sejak 19 Agustus. Dolar mencapai ¥ 77,30 dari 77,46. Euro mencapai ¥ 111,40. Euro 0,2 persen menjadi 1,1428 franc.
Saham & RBA
Standard & Poor 500 naik 0,5 persen. S & P 500 kemarin turun 1,6 persen dan Stoxx Eropa 600 Indeks kemarin turun 1,2 persen.
Dolar Australia naik untuk pertama kalinya dalam tiga hari karena trader memprediksikan ada pemotongan suku bunga tahun ini.
Prospek ekonomi Asia masih menguntungkan dan pertumbuhan Cina tetap "cukup solid," kata Gubernur RBA, Stevens dalam pertemuan parlemen di Melbourne hari ini.Dolar Australia naik menjadi $ 1,0478 dari $ 1,0431 dan menuju kenaikan 0,7 persen sejak 19 Agustus.
Agunan Yunani
Euro naik setelah harian Financial Times melaporkan bahwa Yunani akan memberi agunan utang untuk assetnya seperti properti atau saham di perusahaan milik negara dan institusi keuangan.
Euro juga naik setelah CNBC melaporkan bahwa, Standard & Poor Investor Moody Service dan Fitch Ratings menegaskan peringkat mereka semua tergantung dari utang pemerintah Jerman.
"Ada berita bahwa kredit lembaga rating menegaskan rating kredit Jerman bisa membantu euro sedikit dan berbicara tentang jaminan untuk utang Yunani juga mungkin membantu," kata Mitul Kotecha, kepala analis valas di Credit Agricole PBl, Hongkong. "Saya tidak berpikir ada banyak momentum terbalik untuk euro."
Menunggu Bernanke
Penurunan dolar terbatas sebelum Bernanke berbicara hari ini pada konferensi tahunan ekonomi Kansas City Fed di Jackson Hole, Wyoming. Bernanke tahun lalu meramalkan putaran kedua bank sentral dari pelonggaran kuantitatif, atau QE2, pada pertemuan itu. Fed membeli $ 600 milyar dari Treasuries dari November hingga Juni.
"Pasar mengharapakan ada QE3"kata Emma Lawson, analis valas National Australia Bank Ltd,Pidato hari ini di Jackson Hole akan datang setelah data perkiraan untuk menunjukkan ekonomi AS tumbuh lebih lambat dari April hingga Juni dari yang diperkirakan.
Produk domestik bruto tumbuh pada tingkat tahunan 1,1 persen, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya 1,3 persen. PDB tumbuh pada kecepatan 0,4 persen pada kuartal pertama. Data PDB AS juga akan dirilis malam nanti.
Produk domestik bruto tumbuh pada tingkat tahunan 1,1 persen, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya 1,3 persen. PDB tumbuh pada kecepatan 0,4 persen pada kuartal pertama. Data PDB AS juga akan dirilis malam nanti.Dolar telah naik 1,6 persen dalam sembilan bulan terakhir terhadap mitra valas utama, menurut pengamatan bloomberg. Euro naik 0,8 persen dan yen naik 2,5 persen.
Parlemen Jepang saat ini sudah melewati dua buah undang-undang terkait pengunduran diri Perdana Menteri Naoto Kan hari ini. Mantan Menteri Luar Negeri Seiji Maehara, 49, adalah kandidat kuat untuk menggantikan Kan.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















