Â

JPMorgan & Chase Co memprediksikan nilai Dolar berpeluang jatuh ke level ¥ 87 bulan depan karena para investor mengurangi taruhan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga acuan. Jadi para investor sebenarnya ragu Fed akan menaikan suku bunga.
Dolar yang jatuh ke level terlemah sejak 2 Desember versus yen diprediksikan masih berpotensi menurun. Presiden Fed St Louis James Bullard mengatakan kemarin bahwa perekonomian AS masih mengambang. "Tren melemahnya dolar terhadap berbagai mata uang akan kembali,"Â kata Tohru Sasaki, analis JPMorgan di Tokyo. "Ekspektasi investor tentang kenaikan suku bunga Fed masih berlebihan."
Dolar naik ke satu bulan ¥ 92,15 tingginya dan sembilan bulan tinggi dari $ 1,3444 terhadap
euro pada 19 Februari lalu. Dolar diperdagangkan di ¥ 90,22 pada pukul 11:07 di Tokyo dari 90,22 di New York kemarin. Mungkin berkisar antara 87 dan 91 yen di bulan Maret, kata Sasaki.
Spekulasi bahwa Fed akan menaikkan suku bunga akan terus ada, kata Sasaki.
Bank sentral akan mulai menaikkan suku bunga pada kuartal kedua tahun 2011, menurut prediksi JPMorgan.
Pada 18 Feb lalu Fed menaikan tingkat diskonto menjadi seperempat poin untuk mewakili 0,75 persen "normalisasi" pinjaman/kredit.
Dari kemarin sore hingga siang ini Mata uang Asia masih melemah setelah laporan yang menunjukkan kepercayaan berkurang di Amerika Serikat dan Jerman teredam prospek ekspor dan perekonomian.
Mata uang Korea turun 0,5 persen menjadi 1,154.35 per dolar pada pukul 11:38 di Seoul, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Peso Filipina terdepresiasi 0,2 persen ke 46,143 dan ringgit Malaysia turun 0,2 persen ke 3,4025.
Conference Board mengatakan indeks kepercayaan merosot ke 46, di bawah perkiraan terendah dalam survei Bloomberg News ekonom, dari 56,5 pada Januari. "Baik AS dan nomor Ifo tidak begitu baik dan mereka memiliki pengaruh terbesar pada penurunan ringgit," kata Akira Banno, seorang penasihat keuangan di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Bhd di Kuala Lumpur. "Jika pasar saham dapat diperpendek"/
Ringgit masih naik 0,2 persen untuk tahun ini, setelah menguat pada tanda-tanda perekonomian membaik.
Produk domestik bruto Malaysia mungkin naik 3,2 persen pada kuartal terakhir tahun 2009 dari tahun sebelumnya, mengakhiri resesi pertama negara dalam satu dekade, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. Di tempat lain, dolar Singapura turun 0,1 persen ke S $ 1,4094 versus USD dan Rupiah 0,3 persen ke 9.322. China yuan, baht Thailand dan dolar Taiwan semuanya sedikit berubah di 6,8274, 33,08 dan NT $ 32,065, masing-masing.
Belajarforex Says :
Hari ini USD berpeluang terkoreksi turun minimal 100 poin terhadap AUD & NZD dan hanya melemah terbatas pada GBP & Euro.
Sumber :
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















