Dolar dan Yen sudah mengalami penurunan mingguan terbesar mereka terhadap
euro dalam lebih dari satu bulan karena tanda-tanda ekonomi AS membuat investor global berani menjual dollar dan yen.
Yen turun 0,3% versus euro menjelang laporan Non Farm AS malam nanti. Dolar melemah terhadap 15 mitra valas utama dunia pekan ini sebelum presiden Fed Philadelphia, Charles Plosser dan presiden Fed Dallas Richard Fisher berbicara hari ini. Kenaikan euro terbatas sebelum Kanselir Jerman Angela Merkel menguraikan sikap nya untuk pertemuan Eropa pada 9 Desember mendatang.
"Kami benar-benar melihat ekonomi AS menjadi salah satu titik terang di luar sana," kata Robert Rennie, kepala analis valas Westpac Banking Corp, bank kredit terbesar kedua Australia. "data ekonomi yang membaik membuat negatif untuk dolar AS".
Dolar diperdagangkan pada $ 1,3464 per euro pada pukul 9.43 pagi di Tokyo dari $ 1,3461 di New York kemarin, ditetapkan untuk penurunan 1,7 persen sejak 25 November, drop lima hari pertama dalam lima minggu.
Yen merosot 0,1 persen menjadi 104,73 per euro setelah menyentuh 105,06 kemarin, terendah sejak 15 November. Mata uang Jepang telah jatuh 1,8 persen dalam lima hari terakhir, siap untuk penurunan mingguan terbesar sejak 14 Oktober. Terhadap dollar, yen diperdagangkan pada 77,79 per dolar dari 77,70 yen.
Non Farm AS diprediksikan akan mencapai 125.000 pekerja pada November setelah naik 80.000 bulan sebelumnya, menurut perkiraan median ekonom dalam survei Bloomberg News sebelum laporan dari Departemen Tenaga Kerja hari ini.
Ekonomi AS
"Kami percaya bahwa bukti untuk melanjutkan pertumbuhan ekonomi AS yang baik menyediakan selingan segar untuk berita buruk dari Eropa dan menurunkan kemungkinan dari resesi global yang ditakuti orang banyak saat ini"tulis John Kyriakopoulos, kepala analis valas National Australia Bank Ltd, di Sidney dalam sebuah catatan penelitian hari ini.
Institute for Supply Management mencapai 52,7 pada November, yang paling tinggi dalam lima bulan, melebihi estimasi median dari 51,8 dalam survei Bloomberg yang terpisah. Angka diatas 50 mengindikasikan ekspansi.
Plosser mengatakan bulan lalu bahwa ia tidak melihat pelonggaran moneter lebih lanjut sebagai "dibenarkan" karena ekonomi AS kembali ke "pertumbuhan moderat"Fisher mengatakan pada 18 November bahwa ia "melihat ke depan untuk hari saya dapat menganjurkan pengetatan kebijakan moneter" karena kemungkinan akan dalam menanggapi ekonomi kuat dan lapangan kerja meningkat.
Kebijakan ECB
Mata uang AS telah naik 5,8 persen dalam enam bulan terakhir, kinerja terbaik kedua setelah yen, di antara 10 mata uang negara berkembang yang dilacak oleh Indeks Korelasi-tertimbang Bloomberg. Euro telah jatuh 2,1 persen.
Bank sentral Eropa atau ECB akan bertemu pada 8 Desember untuk keputusan suku bunga. Semua kecuali satu dari 33 ekonom dalam survei Bloomberg News memprediksi ECB akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin dari 1,25 persen saat ini. Pada bulan lalu, ECB secara tak terduga menurunkan suku bunga utama.
"Pada pandangan tiga bulan, saya melihat euro bisa melemah karena kita melihat pertumbuhan yang lemah dan kebijakan moneter lunak di Eropa".
Gibbs memprediksi euro akan turun menjadi $ 1,28 pada akhir kuartal pertama tahun depan.
Merkel sedang diminta oleh investor untuk memecahkan krisis utang Eropa saat ini dan juga memelihara hubungan ekonomi yang lebih ketat sebagai satu-satunya cara ke depan.
Pada hari-hari sebelum pidato hari ini untuk anggota parlemen Jerman, Merkel telah mengulangi pidatonya yaitu Uni Eropa harus mengunci ulang dalam pemantauan anggaran dan menutup ECB dari tekanan politik. Bahwa risiko konfrontasi dengan para pemimpin Uni Eropa dan meluasnya konflik sesama dengan pasar keuangan juga merupakan langkah cepat untuk mengakhiri penularan krisis utang.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















