Mata uang Asia menguat, dipimpin oleh Won Korea Selatan, pada optimisme pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia yaitu Asia masih berlangsung dan naiknya suku bunga akan menarik dana luar negeri.Bank of Thailand menaikkan suku bunga hari ini,sementara
bank sentral Malaysia pekan lalu menunjukkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menaikan suku bunga lebih lanjut. Data hari ini menunjukkan
produk domestik bruto Cina dan output pabriknya meningkat lebih dari perkiraan ekonom, dan pengangguran Korea Selatan mencapai tingkat terendah sejak November.
bank sentral Malaysia pekan lalu menunjukkan bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menaikan suku bunga lebih lanjut. Data hari ini menunjukkan
produk domestik bruto Cina dan output pabriknya meningkat lebih dari perkiraan ekonom, dan pengangguran Korea Selatan mencapai tingkat terendah sejak November."Pertumbuhan di antara negara Asia masih terlihat sangat padat," kata Tsutomu Soma,
dealer obligasi dan mata uang di Okasan Securities Co di Tokyo. "Risiko
inflasi juga menunjukkan pengetatan moneter yang lebih mungkin. Efeknya adalah mata uang regional Asia mengalami kenaikan".
dealer obligasi dan mata uang di Okasan Securities Co di Tokyo. "Risiko
inflasi juga menunjukkan pengetatan moneter yang lebih mungkin. Efeknya adalah mata uang regional Asia mengalami kenaikan".Bloomberg-JPMorgan di Asia Dollar Index, yang melacak 10 mata uang Asia yang paling aktif termasuk yen, naik 0,2 persen, mendekati level tinggi dalam 14 tahun terakhir pada tanggal 8 Juli. Won menguat 0,6 persen menjadi 1060,49 per dolar, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Dolar Singapura naik 0,5 persen menjadi S $ 1,2229, baht Thailand naik 0,4 persen menjadi 30,25 dan peso Filipina naik 0,4 persen menjadi 43,055.
Diprediksikan, ekonomi Asia akan naik 8,4 persen tahun ini, dibandingkan dengan 2,4 persen pertumbuhan di negara maju,menurut perkiraan yang dibuat oleh Dana Moneter Internasional pada April.
Pertumbuhan Cina
Produksi industri Cina naik 15,1 persen pada Juni dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan 13,1 persen oleh median ekonom dalam survei Bloomberg. Produk domestik bruto meningkat 9,5 persen pada kuartal kedua, dibandingkan dengan 9,7 persen dalam tiga bulan sebelumnya dan para analis 9,3 persen yang disurvei oleh Bloomberg. Yuan menguat 0,07 persen menjadi 6,4676 per dolar.
"GDP China adalah angka yang baik dan itu masih cukup banyak di jalur untuk sebuah pokok penguatan ekonomi global"kata Chua Hak Bin, ekonom Bank of America Merrill Lynch,di Singapura. "Pertumbuhan di Asia akan jauh lebih baik daripada apa yang terjadi secara global."
"Tingkat pengangguran Korea Selatan mencapai 3,3 persen pada bulan Juni, lebih rendah dari perkiraan median dalam survei Bloomberg News sebesar 3,4 persen. Menteri Keuangan Bahk Jae Wan mengatakan data yang "tak terduga kuat."
"Fundamental ekonomi telah relatif kuat dan yang memberikan ruang bagi mata uang meningkat di tengah krisis utang Eropa jangka panjang"kata Seo Jeong Hun, seorang analis di Korea Exchange Bank di Seoul. "Kenaikan mata uang telah dibatasi oleh faktor-faktor eksternal seperti kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang krisis utang-zona
euro."
euro."Suku bunga Thailand
Baht naik setelah Bank of Thailand menaikan suku bunga seperempat persentase poin menjadi 3,25 persen. Langkah itu sudah diperkirakan oleh 23 dari 24 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, dengan satu orang yang mengharapkan tidak ada perubahan.
"Kenaikan suku bunga adalah salah satu faktor yang mendorong baht kuat," kata Disawat Tiaowvanich, pedagang valuta asing di Bank Pcl, Bangkok.
Ringgit Malaysia naik 0,4 persen menjadi 3,0210 per dolar, menyusul penurunan 1,3 persen selama dua hari sebelumnya. Bank Negara Malaysia mengatakan dalam sebuah pernyataan 7 Juli itu akan mempertimbangkan kenaiakan suku bunga lebih lanjut untuk menjaga stabilitas harga jika momentum pertumbuhan domestik ekonomi berkelanjutan.
"Mata uang jatuh terlalu banyak dalam dua hari terakhir," kata Akira Banno, penasihat keuangan di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Bhd di Kuala Lumpur. Bank Negara kemungkinan akan menaikkan suku bunga cepat atau lambat untuk memastikan mata uang Malaysia tidak jatuh terlalu banyak, "katanya.
Negara-negara di Asia Tenggara mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 3 persen pada 7 Juli. Malaysia akan menaikkan suku bunga acuan menjadi 3,5 persen pada akhir tahun, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom.
Di tempat lain, di Indonesia rupiah menguat 0,4 persen menjadi 8.548 per dolar dan dolar Taiwan naik 0,3 persen menjadi NT $ 28,90. Rupee India naik 0,3 persen menjadi 44,5650.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















