Mungkin Anda bertanya-tanya, apa sih penyebab krisis pada tahun 2008 lalu. Memang sih, sudah lewat 2 tahun, tapi efek krisis 2008 telah membuat defisit Yunani akhirnya merembet dan menjalar ke hampir seluruh anggota Uni Eropa.
Berikut adalah penyebab krisis ekonomi AS:
1. Hutang Amerika sudah membesar hingga mencapai 8.98 trilyun dollar AS sedangkan Gross Domestik Produk (PDB) hanya 13 trilyun dollar AS. Artinya hutang AS sudah mencapai 69% dari PDB nasional.
2. Terdapat pos pengurangan pajak korporasi sebesar 1.35 trilyun dollar yang nyata nyata mengurangi pendapatan Amerika.
3. Sejak diserang teroris 9/11/2001, Amerika mulai menganggarkan dana untuk perang ke Irak dan Afganistan. Akibat dari perang Irak adalah tidak amannya kehidupan dan kemerosotan ekonomi di negara seribu satu malam itu. Meski sudah menggempur Afganistan, Osama Bin Laden tidak tertangkap juga.
Akibatnya, dana anggaran perang Amerika sudah membesar akibat perang Korea, Vietnam, Irak, dan Afganistan.
4.CFTC (Commodity Futures Trading Commision) sebuah lembaga pengawas keuangan tidak mengawasi ICE (Inter Continental Exchange) yang merupakan sebuah badan yang melakukan aktifitas perdagangan berjangka. ICE dikenal cukup berperan dalam meningkatkan harga minyak berjangka/online hingga $147.
5.Subprime Mortgage. Pemberian kredit perumahan tanpa mereview penghasilan peminat kredit telah membuat ketidakmampuan pelunasan kredit perumahan tersebut. Surat utang properti tersebut dipegang oleh Merryl Lynch, Goldman Sachs, Northern Rock,UBS, Mitsubishi UFJ. Akibatnya perusahaan-perusahaan yang disebutkan tadi mengalami kebangrutan.
6. Keputusan FED dengan menetapkan suku bunga rendah mendekati nol sudah mendorong spekulasi besar-besaran
Nah, saat ini ekonomi dunia sudah mulai pulih, dimana Asia sudah membagi berkat dengan naiknya pertumbuhan ekonomi, naiknya indeks MSCI Pasific Indeks, dan stabilnya perekonomian di wilayah Asia.
Eropa & Inggris yang juga sedang mengalami defisit anggaran besar-besaran saat ini, juga mulai berhemat dan menjual obligasi guna menutup sedikit demi sedikit defisit tersebut.
Amerika di 2010 saat ini sedang mengalami perlambatan ekonomi. Jepang yang sedang bergulat dengan stagflasi, hari ini,15 September 2010, sudah melakukan intervesi untuk pelemahan Yen. Sukses bagi Anda yang sudah open Buy USDJPY pada rate 82.90. Saat berita ini dirilis pada pukul 16.43 WIB, satu dollar dihargai 85,33 yen.
Kesimpulan akhir, trading forex masih cukup nyaman saat ini. Saat harga turun karena krisis, Anda cukup klik Sell. Disaat ekonomi sedang baik, Anda dapat open Buy.
Sumber
Koran Kompas edisi 27 Januari 2008
http://mtenggara.wordpress.com/2008/01/27/krisis-ekonomi-as-2008/
| < Prev | Next > |
|---|















