Mata uang yen dan Swiss franc naik versus mitra valas utama dunia karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi AS dan krisis utang di zona
euro. Dolar menguat terhadap mata uang yang mempunyai nilai yang lebih tinggi seperti Euro, GBP, dan AUD karena penurunan saham mendorong investor untuk membeli surat utang negara atau obligasi pemerintah.Dolar Australia turun di bawah $ 1,01 untuk pertama kalinya sejak Maret sebelum data China dirilis.Yen naik menjadi 109,73 per euro pada pukul 9:34 pagi di Tokyo dari 110,26 di New York. Yen naik ke 77,45 per dolar dari 77,77, setelah naik 0,8 persen kemarin. Yen sempat melemah ke 80,40 karena intervensi sepihak Jepang di pasar valuta asing. CHF sempat menguat ke € 1,0683 dari 1,0705 setelah mencapai rekor 1,0618 kemarin. CHF diperdagangkan di 75,39 sen per dolar dari 75,50 di New York ketika menyentuh tertinggi sepanjang waktu yaitu di 74,83. Dolar mencapai $ 1,4173 per euro dari $ 1,4179.
Saham, Obligasi
MSCI Asia Pacific Index saham regional turun 2,6 persen setelah 500 Indeks Standard & Poor anjlok 6,7 persen kemarin di New York.
Federal Reserve bertemu hari ini untuk membicarakan kebijakan moneter. Dollar Index, yang melacak USD terhadap enam mitra valas utama dunia sedikit berubah pada 74,872 setelah naik 0,4 persen kemarin.
Pembelian obligasi oleh ECB
Bank Sentral Eropa membeli obligasi pemerintah Italia dan Spanyol kemarin, menurut enam orang pejabat yang dirahasiakan identitasnya. Dolar Australia jatuh ke $ 1,0089 dari $ 1,0187, turun di bawah $ 1,01 untuk pertama kalinya sejak 23 Maret. AUD menurun 1,3 persen menjadi 78,21 ¥. Dolar Selandia Baru merosot ke 81,35 sen AS dari 82,09 sen. Kiwi turun 1,3 persen menjadi 63,03 ¥.Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















