Presiden
Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet mengatakan Eropa dapat mengatasi krisis utang dengan menunjukkan kemauan dan tekad untuk melakukannya."Tentu orang Eropa dapat mengelola masalah ini," kata Trichet dalam sebuah wawancara dengan Financial Times Deutschland, menurut sebuah transkrip yang dirilis kemarin oleh Frankfurt-ECB. "Ini bukan masalah teknik. Ini adalah masalah kemauan dan tekad. "
Trichet mengatakan
euro tidak dalam bahaya dan tetap dia menegaskan bahwa ECB tidak akan menerima lagi obligasi dari suatu negara yang defaultnya "mata uang yang sangat kredibel".
euro tidak dalam bahaya dan tetap dia menegaskan bahwa ECB tidak akan menerima lagi obligasi dari suatu negara yang defaultnya "mata uang yang sangat kredibel"."Jika suatu negara default, kita tidak bisa lagi menerima obligasi gagal untuk memenuhi syarat agunan yang dikeluarkan oleh pemerintah negara itu," kata Trichet. "Karena, di mata Dewan Pimpinan, ini akan mengganggu kemampuan kita untuk menjadi jangkar kepercayaan dan stabilitas."
Dalam hal keputusan yang mengarah ke default selektif atau default,pemerintah harus berhati-hati bahwa Eurosystem akan sensitif"katanya.
Ditanya apakah Kanselir Jerman Angela Merkel telah bertindak terlalu lambat selama krisis, Trichet menjawab: "Tidak sedikit pun. Saya akan melihat diskusi semacam ini bisa makin parah".
Pemimpin Uni Eropa akan bertemu kembali pada 21 Juli di Brussels untuk membahas "stabilitas keuangan kawasan euro secara keseluruhan dan pembiayaan masa depan program Yunani," kata Presiden Uni Eropa Herman van Rompuy dalam sebuah pernyataan 15 Juli. Di antara topik untuk pembicaraan adalah perbaikan potensi dana 440 milyar euro ($ 623 milyar) untuk dana penyelamatan Yunani.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|














