Hari
ini Saham-saham Asia jatuh, setelah mencapai nilai tertinggi sejak 17
bulan, yang menyebabkan kegelisahan investor tentang kebijakan
moneter ketat di China, sementara dolar naik setelah Cina mengatakan
mata uangnya akan turun. Indeks MSCI Asia Pasifik turun 0,6 persen,
dan indeks saham Asia Thomson Reuters turun 0,9 persen. Hari ini
China melelang obligasi 200 miliar yuan ($ 29 miliar) kepasar untuk
mengetatkan kondisi moneter.
Analis
memperkirakan
bank sentral Cina untuk menaikkan suku bunga dan
membiarkan yuan, dipatok ke dolar. Indeks saham Shanghai jatuh 0,7
persen dan indeks di Hong Kong turun hampir 0,8 persen. Saham
Aluminum Corp of China (Chalco), jatuh sebanyak 4,7 persen.
Dolar
naik terhadap yen dan
euro setelah pejabat internal Cina telah
mencapai dasar dan memiliki ruang terbatas untuk jatuh lebih jauh.
Minyak turun 63 sen menjadi $ 81,89 per barel, sementara emas tidak
jauh dari level 1.150 per ons, sehari setelah mencapai level $
1,157.65 setelah data meningkatnya impor Cina kemarin.
Sumber :
Reuter (Selasa 11 Jan 2010, 14.27 WIB)
| < Prev | Next > |
|---|














