Hari ini British pound sedang rally dalam penurunan karena Perdana Menteri David Cameron sedang melakukan tindakan untuk membatasi pertumbuhan ekonomi dengan memotong anggaran untuk Inggris.Standard & Poor's mengatakan Inggris menghadapi risiko kehilangan rating kredit AAA-nya, menurut data bloomberg. Sejak Mei 2009, analis valas juga meramalkan negatif untuk GBP.
GBP saat ini sudah menguat 11,8% terhadap
euro. Bank of England menurunkan proyeksi pertumbuhan 2012 menjadi 3% pada 11 Agustus lalu, atau koreksi dari 3,6%. Pertumbuhan Inggris akan naik menjadi 1,2 persen tahun ini, menurut perkiraan median dari 24 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg, sedangkan
produk domestik bruto Jerman berpotensi naik 2 persen tahun ini, dengan Amerika Serikat naik 3 persen.Pound sempat turun 12 persen dari awal tahun ke rendah $ 1,4231 pada 20 Mei karena kekhawatiran mantan Perdana Menteri Gordon Brown Partai Buruh akan gagal untuk mengatasi defisit anggaran yang mencapai 12,6 persen dari PDB.
Menurut bloomberg, Pound mempunyai resisten ke $1,67 dan support di $1,51.TD Securities memperkirakan
sterling akan jatuh ke $ 1,32. BNP Paribas, yang berbasis di Paris,memprediksi ke $1,4 dan Zurich UBS AG, memprediksi angka $ 1,35.Terhadap euro, pound mungkin akan berakhir tahun ini di 81 sen. Mata uang GBP jatuh 0,5 persen pada 17 Agustus meskipun Kantor Statistik Nasional mengatakan CPI UK naik 3,1 persen pada bulan Juli dari tahun sebelumnya, di atas 3 persen batas pemerintah.
"Kami masih menemukan sterling menarik," kata Thanos Papasavvas,manajer investasi di Investec
Asset Management Ltd di London. Ini lebih berkaitan dengan turunnya ekonomi Amerika Serikat,terkait masalah penyesuaian fiskal.Jadi jika dibandingkan di sektor ekonomi, Inggris lebih baik ketimbang Amerika.Pound akan diperdagangkan antara $ 1,65 dan $ 1,70 diakhir tahun nanti,menurut Papasavvas.'Hati-hati Optimis'
Osborne mengatakan dalam pidatonya pada 17 Agustus bahwa data ekonomi menunjuk sebuah pemulihan "bertahap."
"Kita bisa mulai menjadi optimis tentang situasi ekonomi," katanya. Gubernur Bank of England Mervyn King mungkin menolak kenaikan terus menerus GBP. Penjualan ritel di pusat kota London tumbuh pada tingkat tercepat sejak 2006 dalam lima minggu hingga 3 Juli."Sisi fiskal di Inggris akan menghambat pertumbuhan," kata Kim dalam sebuah wawancara. Brian Kim adalah seorang analis valas di UBS di Stamford, Connecticut.
Di Amerika, penjualan rumah diprediksikan akan jatuh di bulan Juli sebesar 12 persen, terendah sejak Maret 2009, menurut perkiraan median dari 54 ekonom yang disurvei Bloomberg News untuk data esok hari.
Laporan lain minggu ini mungkin menunjukkan ekonomi tumbuh dari April hingga Juni bahkan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya, salah satu alasan mengapa CPI Amerika akan tetap rendah di waktu mendatang.Ketua Federal Reserve Ben S. Bernanke akan berbicara pada 27 Agustus di Bank Fed of Kansas City dalam simposium tahunan di Jackson Hole, Wyoming untuk membahas ekonomi Amerika saat ini di akhir minggu ini."Jelasnya bahwa sungguh ada mundurnya permintaan," kata Richard Dugas, CEO dari Pulte Group Inc, dalam sebuah wawancara 20 Agustus. "Kami benar-benar perlu untuk meningkatkan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja untuk membuat orang merasa nyaman masuk ke rumah."
Data klaim pengangguran di Amerika juga diprediksikan menurun minggu ini. Presiden Barack Obama minggu lalu untuk membuat UU bagi UKM di Amerika.
Partai Demokrat telah mengusulkan sebuah rencana yang akan mengurangi jangka waktu kredit yang dijamin oleh Small Business Administration dan menyediakan dana sebesar $ 12 miliar pada potongan pajak untuk usaha kecil. Aksi diblokir oleh Partai Republik yang mengkritik proposal sebagai mirip dengan bailout bank sebesar $ 700 miliar pada 2008 lalu.
Di Ausi, Dolar Australia jatuh karena pemilihan federal negara gagal memberikan suara mayoritas bagi kandidat untuk pertama kalinya dalam 70 tahun.
Mata uang yang melemah terhadap semua 16 mitra utama valas, karena Perdana Menteri Australia Julia Gillard maupun pemimpin oposisi Tony Abbott memperoleh mayoritas suara yang biasa-biasa saja pada 21 Agustus lalu.Mata uang bangsa tergelincir 0,3 persen menjadi 89,10 sen AS pada pukul 16:14 di Sydney dan telah menurun 1,5 persen bulan ini.
Dolar Australia "akan menanggung beban ketidakpastian," kata Su-Lin Ong, ekonom senior di RBC Capital Markets Ltd di Sydney.
Gillard's dari partai buruh dan koalisi Liberal-Nasional sama-sama memperoleh 72 suara. Syarat kemenangan adalah 76 kursi di Ausi.
Sumber
Bloomberg.com.
| < Prev | Next > |
|---|















