Dolar jatuh terhadap enam mitra valas utama dunia karena data Non Farm Payroll mencapai 103.000, lebih tinggi dari prediksi analis yang mencapai 55.000 dan diatas data revisi bulan Agustus yang mencapai 57.000.USD melemah terhadap 11 dari hal 16 mitra valas utama, karena para trader mengurangi taruhan
bank sentral akan memperkenalkan putaran ketiga pembelian aset, merendahkan nilai dollar. "Itu masuk akal untuk menjual dolar terhadap risiko"kata Jens Nordvig, seorang managing director riset mata uang di New York pada Nomura Holdings Inc "Ini sebuah laporan yang cukup solid secara keseluruhan, khususnya relatif ke lingkungan yang sangat
bearish sebelum data dirilis. Jika kita memiliki stabilitas di AS, kita dapat memiliki stabilitas di pasar negara berkembang. "
bank sentral akan memperkenalkan putaran ketiga pembelian aset, merendahkan nilai dollar. "Itu masuk akal untuk menjual dolar terhadap risiko"kata Jens Nordvig, seorang managing director riset mata uang di New York pada Nomura Holdings Inc "Ini sebuah laporan yang cukup solid secara keseluruhan, khususnya relatif ke lingkungan yang sangat
bearish sebelum data dirilis. Jika kita memiliki stabilitas di AS, kita dapat memiliki stabilitas di pasar negara berkembang. "Dollar Index,sebuah data IntercontinentalExchange Inc menggunakan untuk melacak USD terhadap enam mitra valas utama dunia, termasuk
euro dan yen, turun 0,4 persen menjadi 78,301 pada 08:46 di New York. Index mecapai posisi tertinggi delapan bulan pada 4 Oktober yaitu 79,838
euro dan yen, turun 0,4 persen menjadi 78,301 pada 08:46 di New York. Index mecapai posisi tertinggi delapan bulan pada 4 Oktober yaitu 79,838Posisi Fed
Ketua Fed Ben S. Bernanke mengatakan 4 Oktober bahwa Fed siap untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk memperkuat pemulihan ekonomi AS yang lamban saat ini. Komitmen Bernanke untuk menghidupkan kembali ekonomi AS muncul setelah hampir tiga-tahun menjaga suku bunga serendah nol persen dan program pembelian hipotek dan obligasi pemerintah sebesar $2,3 triliun sejak 2008 silam. Program tersebut belakangan dinilai pasar gagal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS.
Bank Sentral Eropa mengatakan kemarin akan memperkenalkan kembali pinjaman selama setahun dan melanjutkan pembelian obligasi. BoE juga melakukan hal yang sama untuk membeli obligasi pemerintah Inggris.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















