Wartawan Yunani akan mengajukan gugatan terhadap polisi akibat kekerasan oleh polisi anti huru hara terhadap wartawan selama protes anti tabungan bulan lalu.Lebih dari 100 orang, termasuk wartawan, cedera dalam bentrokan dengan polisi di luar gedung parlemen pada tanggal 29 dan 30 Juni, saat anggota parlemen memberikan suara pada langkah-langkah penghematan yang diperlukan untuk mengamankan bailout dan menjaga Yunani terhindar dari kebangkrutan.
"Ini adalah sebuah pesan kepada beberapa penerima: Jurnalis akan menunjukkan toleransi tidak lebih,"kata kepala serikat wartawan Yunani, George Savvidis kepada Reuters. "Kami ingin menteri yang akan diselidiki, serta polisi."
Gugatan sudah diajukan pada 13 Juli, katanya.
Polisi bentrok dengan pemuda berpakaian hitam, yang melemparkan batu dan membakar gedung-gedung, dan menembak kan gas air mata atas protes dan demonstrasi anti-penghematan. Setidaknya 40 petugas polisi terluka, kata serikat polisi.
Dokter bekerja dengan pengunjuk rasa mengatakan mereka telah merawat 25 orang untuk luka ringan dan ratusan dengan masalah pernapasan di tempat kejadian.
Para pejabat kesehatan mengatakan total 99 orang dirawat di rumah sakit Athena. Di antara mereka adalah wartawan, fotografer,dan teknisi, kata Savvidis.
"Sudah cukup," katanya. "Kami memperingat kan pemerintah dan polisi sudah tidak punya hati nurani".
Marah dengan memperketat sabuk,mengatakan bahwa hanya orang miskin yang bertahan dalam penghematan dan meneriakkan: "Pencuri, Pencuri."
Aktivis telah mengorganisir konvoi akhir pekan ini dari selatan ke kota Tripoli hingga Athena. Syndagma Square, yang telah menjadi pusat untuk demonstrasi,memprotes kekerasan "berlebihan" polisi selama protes pada bulan Juni.
Sumber
Reuters
| < Prev | Next > |
|---|















