Saat dirilis pagi tadi pada pukul 06.50 WIB, nilai Prelim Industrial Production m/m Jepang dirilis negatif sebesar -0,1% atau lebih rendah dari prediksi pasar yang sebesar 0,1%, dan juga dibawah nilai pada periode sebelumnya yang sebesar 1,3%."Laporan hari ini menunjukkan ekonomi Jepang jelas melambat"setelah tumbuh dengan kecepatan 5 persen tahunan pada kuartal pertama, kata Kyohei Morita, kepala ekonom Jepang di Barclays Capital di Tokyo. "Belanja konsumen melemah karena dampak dari langkah-langkah stimulus pemerintah memudar."
Tingkat pengangguran mencapai 5,2 persen pada Mei, kenaikan bulanan ketiga berturut-turut dan yang tertinggi sejak Desember, kata biro statistik di Tokyo. Pengeluaran rumah tangga turun 0,7 persen dari Mei 2009. Nikkei 225 Stock Average sempat naik 0,6 persen menjadi 9,748.23 pada 10:39 di Tokyo.
Menangani Defisit
Pemulihan di seluruh dunia dapat melambat karena pemerintah di seluruh dunia mulai mengatasi beban utang mereka. Kelompok G20 akhir pekan lalu mendukung target untuk mengurangi defisit fiskal bahkan saat mereka mengatakan pemulihan tetap "tidak merata dan rapuh."
"Ekonomi global secara bertahap menuju pintu keluar" dari langkah-langkah stimulus, Hiroshi Watanabe, seorang ekonom senior di Daiwa Institute of Research di Tokyo, mengatakan sebelum laporan hari ini.
Para ekonom mengharapkan tingkat pengangguran turun sampai 5 persen dari 5,1 persen, menurut median estimasi analis yang disurvei.Perekonomian kehilangan 240.000 pekerja Mei dari sebulan yang lalu.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















