User Belajarforex.com yth,Pasti Anda berterka-terka, kenapa GBP melemah tajam kemarin kan?
Pound turun untuk hari keenam terhadap dolar di tengah kekhawatiran bahwa ketidakpastian politik akan menghambat upaya-upaya untuk mengurangi hutang Inggris.
Mata uang Inggris melemah terhadap semua 16 dari yang paling aktif rekan-rekan setelah jajak pendapat memperlihatkan Britain mungkin memiliki pemerintahan minoritas pertama sejak tahun 1974 dan menjelang laporan perkiraan untuk menunjukkan bahwa pemulihan di keyakinan konsumen terhenti pada bulan Februari. Dolar Australia diperdagangkan di dekat terkuat dalam seminggu versus greenback pada ekspektasi Reserve Bank akan menaikkan suku bunga acuan hari ini.
Kemarin Pound sempat melemah ke level $1,4774 meski sekarang sudah berada pada rate $1,4924 kembali. Pound kemarin mempunyai penurunan terbesar terhadap dolar sejak 2 Februari 2009, karena partai oposisi Partai Konservatif memimpin Partai Buruh di lebih dari dua tahun. Pound telah jatuh dengan 7,6 persen terhadap dolar dan 2,3 persen terhadap
euro tahun ini. Sentimen Inggris
Perdana Menteri Gordon Brown berniat menjual obligasi Inggris. Pada bulan Desember lalu, pemerintah meningkatkan penjualan emas untuk tahun fiskal yang berakhir bulan ini sebesar 225.1 milyar pound atau setara dengan US $ 337 milyar, naik 220 milyar pound sejak April 2009.
Nationwide Building Society Inggris indeks sentimen konsumen naik ke level 73 di bulan Februari. Dolar naik untuk hari kedua terhadap yen setelah Presiden Philadelphia Federal Reserve Bank Charles Plosser mengatakan kepada Wall Street Journal bahwa
bank sentral harus kembali menjauh dari janji untuk menjaga tingkat suku bunga rendah untuk suatu "periode." Belajarforex Says
Penurunan drastis Pound dapat terus berlangsung hingga minggu ini jelang rilis data Non Farm Payroll AS hari Jumat mendatang. Setiap rate GBPUSD naik 30 - 50 poin, Anda dapat membuka posisi Sell.
Sumber :
Bloomberg.com














