Nilai Won Korsel kembali jatuh hari ini dan merupakan yang paling dalam sebulan karena krisis utang Eropa mulai meresahkan banyak investor. Kepala keuangan Eropa akan memutuskan pada tanggal 3 Juli apakah Yunani telah memenuhi persyaratan untuk pembayaran bantuan berikutnya. Menkeu Korea Selatan Bahk Jae Wan pada tanggal 24 Juni mendesak perencanaan keuangan untuk bahaya guncangan eksternal yang bisa mengguncang ekonomi global termasuk Korea."Kekhawatiran bahwa krisis utang Yunani bisa menyebar ke negara-negara Eropa lainnya termasuk Italia dan Portugal, merupakan suatu hal yang menjadi perhatian kata Byeon Ji Young, analis mata uang di Woori Futures Co di Seoul. "Kekhawatiran yang membebani saham dan mata uang global". Won turun 0,9 persen menjadi 1088,25 per dolar pada 9:39 di Seoul,menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Penurunan ini terbesar sejak 23 Mei.Indeks utama Korea Selatan Kospi jatuh 1,3 persen dan investor asing menjual saham lebih dari yang mereka beli.
Bank Sentral Eropa telah memperingatkan keruntuhan Yunani dan sangat membutuhkan dana segar.
Resiko kebangkrutan juga sudah mulai menyebar ke negara-negara Uni Eropa lainnya seperti Portugal, Irlandia, Spanyol dan Italia,yang mempunyai total nilai obligasi sebesar € 2,7 trilyun ($3,8 trilyun).Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















