Hari ini nilai mata uang Asia seperti mata uang peso Filipina dan won Korea Selatan menguat, karena optimisme yang terburuk krisis nuklir Jepang sudah terlihat. Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index mencapai level tertinggi sejak 10 Maret naik karena MSCI Asia-Pacific Index menguat. Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan kemarin bahwa ada "cahaya di akhir terowongan" dalam ledakan di pembangkit listrik tenaga nuklir yang ada di Jepang. Peso menguat 0,5 persen menjadi 43,333 per dolar pada penutupan pukul 4 sore di Manila, menurut Tullett Prebon Plc. Won naik 0,3 persen menjadi 1,120.95 dan rupiah Indonesia naik 0,2 persen menjadi 8.718, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Ringgit Malaysia maju 0,1 persen menjadi 3,0305.
Peso Filipina menguat untuk hari ketiga pada spekulasi
bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan dari rekor terendah pada pertemuan 24 Maret mendatang.
bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan dari rekor terendah pada pertemuan 24 Maret mendatang.Harga konsumen di Korea Selatan naik 4,5 persen pada Februari atau tertinggi sejak November 2008. Di tempat lain, baht Thailand menguat 0,2 persen menjadi 30,24 per dolar, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Dolar Taiwan naik 0,1 persen menjadi NT $ 29,542 dan dolar Singapura menguat 0,3 persen menjadi S $ 1,2631. Rupee India naik 0,1 persen menjadi 44,975.
Euro mencapai level tertinggi dalam lima bulan terhadap dolar di tengah spekulasi Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga bulan depan dan juga naiknya bursa saham dunia.Euro naik 0,1 persen menjadi $ 1,4240 jam 8:43 di London dan mencapai $ 1,4243, tertinggi sejak 5 November 2010. Dollar Index turun 0,1 persen menjadi 75,314, terendah sejak 3 Desember 2009. Yen terdepresiasi 0,2 persen menjadi 115,50 per euro, terendah sejak 4 Maret.Euro bisa mencapai $ 1,4280, Stretch kata. Eropa Stoxx 600 Index naik 0,4 persen hari ini dan MSCI Asia Pacific Index saham naik 2,8 persen. Jepang telah berjuang selama 12 hari untuk mencegah krisis di pabrik nuklir yang rusak dalam gempa bumi pada 11 Maret dari tsunami, yang menyebabkan ledakan pada struktur baja-dan-beton di sekitar batang bahan bakar reaktor dan yang sudah terlalu panas.
Sumber :
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















