Hari ini nilai pound jatuh untuk hari ketiga terhadap dolar AS karena laporan menunjukkan harga rumah turun tak terduga, menambah tanda-tanda pemulihan ekonomi Inggris memang sedang goyah dan memperkuat kemungkinan akan ada pemotongan suku bunga oleh
bank sentral Inggris BoE.Harga rata-rata rumah turun 0,6 persen bulan lalu, setelah meningkat 0,3 persen dengan direvisi pada Juli, berdasar data Nationwide Building Society mengatakan dalam sebuah pernyataan hari ini. Prediksi median sembilan ekonom yang disurvei oleh Bloomberg adalah untuk harga menjadi stagnan. GfK NOP Ltd kemarin mengatakan indeks sentimen konsumen bulan ini turun.
Pound turun 0,1 persen menjadi $ 1,6232 pada pukul 09.02 pagi di London, memperpanjang penurunan 1,1 persen bulan lalu.
Sterling mencapai 88,10 sen per
euro, setelah
depresiasi kemarin untuk 88,85 sen, level terlemah sejak 10 Agustus. Euro turun 0,5 persen menjadi $ 1,4305.
Sterling mencapai 88,10 sen per
euro, setelah
depresiasi kemarin untuk 88,85 sen, level terlemah sejak 10 Agustus. Euro turun 0,5 persen menjadi $ 1,4305.Pemerintah Inggris berencana untuk menjual obligasi senilai 3 milyar poundsterling dengan yield (bunga kupon) 3,75 persen jatuh tempo 2021 pada bulan ini.
Sementara itu, nilai Swiss franc memperpanjang kenaikan terhadap euro, yaitu naik 0,4 persen menjadi 1,15418 pada pukul 08.43 pagi 8:43 di London. Franc(CHF) mencapai 80,57 sen terhadap dollar AS.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















