Saat ini dan diwaktu kedepan,
Euro masih berpotensi melemah terhadap dollar karena krisis anggaran Yunani menimbulkan pertanyaan dikalangan investor tentang kredibilitas Euro dan kemampuan lembaga-lembaga Uni Eropa untuk mengatasi defisit, kata Morgan Stanley.
Enam belas mata uang utama saat ini melemah terhadap USD, terendah serupa dengan Oktober 2008, di tengah kekhawatiran defisit anggaran Yunani. Menkeu Uni Eropa mengatakan bahwa krisis pada 19 Januari lalu juga mempengaruhi negara-negara lain yang tergabung di Uni Eropa, yang dimana pada hari yang sama Moody's Investors Service mengatakan keberhasilan rencana anggaran pemerintah Yunani "tidak dapat diterima begitu saja."
"Euro akan semakin melemah dengan krisis di Yunani saat ini"Emma Lawson, analis valuta asing di Morgan Stanley di London, menulis dalam sebuah laporan riset hari ini. "Itu bermuara pada kredibilitas: Kredibilitas pemerintah Yunani dalam memenuhi target mereka, kredibilitas lembaga-lembaga Uni Eropa untuk menangani negara-negara euro zone dan kredibilitas euro itu sendiri."
Saat ini euro dipedagangkan di kisaran $1,4127 dan 127,08 Yen saat berita ini dirilis.
Lembaga keuangan Morgan Stanley memprediksikan nilai Euro akan melemah hingga $1,28.
Sumber :
Bloomberg.com (22 Jan 2010, 11.55 WIB)
| < Prev | Next > |
|---|














