Nilai mata uang Won Korea Selatan turun pertama kalinya dalam lima hari setelah Federal Reserve memangkas proyeksipertumbuhan ekonomi untuk AS, mendorong penurunan saham dan mengurangi permintaaan untuk aset yang aman seperti komoditi dan dollar Amerika.
Fed sudah pasti akan mempertahankan suku bunga serendah nol untuk "Jangka waktu yang panjang,"
memprediksi ekonomi akan tumbuh sebanyak 2,9 persen tahun ini, turun dari perkiraan bulan April sebesar
3,3 persen. Secara terpisah, regulator keuangan Korea Selatan berencana untuk memperketat aturan yang
berhubungan dengan pinjaman atau kredit konsumen. "Proyeksi Fed yang mendorong pasar saham menurun dan juga membebani mata uang,membuat mata uang selain dollar dan yen menjadi kurang menarik"kata Cho Young Bok, trader forex di Bank Daegu di Seoul. Dia atas semua itu, masalah
utang Yunani belum diselesaikan dan masih tersisa kekhawatiran yang melemahkan nilai Won".
Won turun 0,2 persen menjadi 1076,50 per dollar pada jam 9:27 pagi di Seoul, menurut data yang dikumpulkan
oleh Bloomberg. Won sempat menyentuh 1073,55 per dollar pada 11 Mei lalu, atau merupakan level terkuat. Index Kospi hari ini jatuh 0,5%.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















