Hari ini mata uang Asia naik, yang paling signifikan yaitu Won Korsel dan Rupiah untuk mata uang Indonesia, setelah laporan hari ini menunjukan pertumbuhan ekonomi Asia mengalami kenaikan.Bloomberg-JPMorgan Asia Dollar Index, merupakan ukuran dari 10 wilayah mata uang yang paling banyak digunakan termasuk yen, sedang menuju penutupan tertinggi dalam 19 bulan setelah saham di India, Korea Selatan dan Thailand mencapai volume $ 11 miliar dari luar negeri di pertama kuartal. Data hari ini menunjukkan kepercayaan bisnis di Jepang tertinggi sejak September 2008 dan manufaktur Cina meningkat pada kecepatan yang lebih cepat pada bulan Maret.
"Pertumbuhan masih kuat di kawasan Asia, ditambah tekanan
inflasi, sehingga dolar harus terkoreksi turun", kata Bernard Yeung, kepala analis valas di National Australia Bank Ltd "Kita harus melihat investor beralih dari G-7 ke negara-negara Asia".Won Korsel naik 0,5 persen menjadi 1,126.25 per dolar di Seoul. Tankan Manufacturing Index tetap sebesar -14 saat dirilis pada pukul 06.50 WIB pagi tadi. Taiwan dolar naik ke level tertinggi di lebih dari seminggu pada spekulasi
bank sentral akan lebih cenderung untuk membiarkan mata uang yuan terus naik. Yen mengalami penurunan untuk hari kedua terhadap
euro. Indeks MSCI World ekuitas naik untuk hari kelima dalam enam hari ini.Gubernur Bank of Korea Kim Choong Soo mengatakan hari ini dalam pidato pengukuhannya bahwa tugas utama bank sentral adalah untuk menstabilkan harga dan meningkatkan kerja untuk membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
Ekspor Korea meningkat 35,1 persen pada bulan Maret dari tahun sebelumnya.
Franc naik untuk hari ketiga terhadap euro, naik sebanyak 0,4 persen menjadi 1,4186 terhadap mata uang Euro, level terkuat sejak tahun 1999 debut euro, sebelum diperdagangkan pada 1,4200. Atau naik 1,0517 terhadap dolar.
Indeks SVME manajer pembelian 'naik sampai 65,5 dari 57,4 pada Februari, berdasar data Credit Suisse Group AG.Dolar Selandia Baru menurun setelah Dana Moneter Internasional mengatakan mata uang itu dinilai terlalu tinggi, dan saat-akun defisit neraca Selandia Baru mulai terlihat naik.
"Perkiraan kami menunjukkan mata uang saat ini dinilai terlalu tinggi sebesar 10 persen menjadi 25 persen," kata IMF.
Belajarforex Says :
Hari ini USD cenderung melemah terhadap Pound, CAD dan CHF. GBP mencatat penguatannya saat naik ke level $1,524 dan 142,60 Yen saat berita ini dirilis.
Investor dan pelaku ekonomi saat ini juga menunggu data Non Farm Amerika yang akan dirilis esok malam pukul 7.30.
Sumber :
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|














