Hari ini Saham Asia kembali tergelincir meski Cina melaporkan pertumbuhan ekonomi yang dipercepat menjadi 10,7 persen pada kuartal keempat, laju tercepat sejak 2007.
MSCI Asia Pacific Index jatuh 0,4 persen menjadi 123,77 pada jam 12 di Tokyo. Hang Seng Index turun 1,2 persen ke 21,037.10, dan Shanghai Composite Index turun 0,3 persen ke 3,140.39.
Cina telah memimpin dunia keluar dari resesi dan laju pertumbuhan yang lebih cepat mungkin akan memaksa para pembuat kebijakan untuk mengendalikan perekonomian untuk membendung
inflasi.
Produk domestik bruto mengalahkan perkiraan rata-rata 10,5 persen dalam survei Bloomberg News.
"Data ekonomi mungkin kuat tapi itu hanya akan membawa investor untuk percaya bahwa pemerintah akan menerapkan langkah-langkah pengetatan tambahan, seperti tingkat bunga meningkat," kata Zhang Kun, ahli strategi di Guotai Junan Securities Co di Shanghai. "Kita mungkin berada pada awal koreksi pasar."
Lima saham menurun untuk setiap tiga yang naik pada indeks MSCI Asia. Industrial & Commercial Bank of China Ltd dan China Construction Bank Corp turun sedikitnya 1,4 persen di Hong Kong. Santos Ltd, perusahaan produsen minyak dan gas, menurun 2,1 persen setelah penjualan kuartal keempat turun. BHP Billiton, perusahaan pertambangan terbesar dunia, nilai sahamnya jatuh 1,4 persen setelah harga komoditas turun di New York kemarin.
Belajarforex Says :
Hingga pagi hingga sore hari ini, nilai
Euro,AUD dan GBP cenderung melemah terhadap USD, disebabkan oleh sentimen negatif di bursa.Sumber :
Bloomberg.com (21 Jan 2010, 16.54 WIB)











