Kemarin bursa saham Eropa naik ke tingkat tertinggi dalam 11 minggu kemarin. Indeks Stoxx 600 Index Eropa naik 1,3 persen menjadi 242,03 pada penutupan di London, naik untuk hari kedua ke level tertinggi sejak 4 Agustus.
Merkel mendorong investor untuk menerima kerugian atas utang Yunani sebanyak 60 persen dan untuk rekapitalisasi bank sekitar 100 miliar
euro, kata Juergen Trittin, pemimpin partai Green, kepada wartawan setelah pembicaraan dengan kanselir. Dia mengatakan bahwa dana saat ini yang tersedia di EFSF adalah "lebih dari 1 triliun" euro.
Kompromi kerugian untuk Yunani
Perusahaan keuangan, diwakili oleh Institute of International Finance, mengusulkan hanya 40% saja kerugian akibat membeli obligasi Yunani. Uni Eropa menyerukan investor untuk kehilangan sebanyak 60 persen, membuat kompromi pada 50 persen dalam waktu dekat.
Panitia anggaran Jerman akan mengadakan pertemuan hari ini di Berlin untuk memulai pengawasan dari dua model untuk memanfaatkan dana bailout Eropa bagi negara-negara terhutang. Yang pertama akan meningkatkan kapasitas Fasilitas Stabilitas Keuangan Eropa dengan mengasuransikan sebagian kecil dari kebutuhan dana negara ', sebuah dokumen Uni Eropa menunjukkan. Kedua adalah menggabungkan modal dari investor publik dan swasta Eropa dan non-Eropa, menurut draft.
Indeks Dollar, yang mengukur kekuatan USD versus enam mata uang utama dunia termasuk euro dan yen, mencapai 76,167 hari ini.
Yen telah menguat 11% selama enam bulan terakhir, kinerja terbaik di antara 10 mata uang lainnya, menurut pengamatan bloomberg.
Spekulasi Intervensi
Jepang menjual yen tiga kali sejak September tahun lalu karena kekuatan mata uang itu terus mengancam untuk menggelincirkan pemulihan ekonomi yang didorong ekspor. Pemerintah telah mengatakan akan meningkatkan dana yang dapat digunakan untuk melakukan intervensi di pasar mata uang. "Pemerintah Jepang harus siap untuk campur tangan di pasar," kata Mizuho Suzuki, seorang analis valas.
Dolar Selandia Baru, yang dikenal sebagai kiwi, turun 0,3 persen menjadi 80,47 sen AS, mematahkan kenaikan dalam tiga hari berturut-turut.
CPI q/q Selandia Baru mencapai 0.4% atau dibawah prediksi analis sebesar 0.7% dan juga dibawah nilai pada periode sebelumnya yang sebesar 1%.
"Ini cukup kejutan negatif bagi mata uang kiwi, dan itu cukup mengejutkan negatif yang signifikan kepada Reserve Bank," kata Imre Speizer, analis valas Westpac Banking Corp, di Auckland.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















