Diprediksikan USD atau Dolar Amerika akan melemah untuk satu hingga dua hari kedepan terhadap Yen karena adanya spekulasi melambatnya pemulihan ekonomi AS mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga mendekati nol untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi saat ini.Ya, diprediksikan nilai USD turun terhadap 15 dari 16 mitra utama esok hari sebelum laporan AS pekan ini karena laporan izin membangun gedung lebih lambat (turunnya Building Permits, Rabu 20 Jan, pukul 20.30 WIB) dan manufaktur di daerah Philadelphia jatuh (Kamis 21 Jan pukul 22.00 WIB, lusa).
"Ekonomi di beberapa negara bagian Amerika masih buruk, itu tidak menyiratkan rebound sekuat negara-negara lain," kata Masanobu Ishikawa, general manager valuta asing di Tokyo Forex & Ueda Harlow Ltd, Jepang. "Kecenderungan untuk kelemahan dolar masih utuh." Departemen Perdagangan akan berkata besok izin bangunan meningkat pada kecepatan 580.000 di bulan Desember, dibandingkan dengan revisi 589.000 di bulan November, menurut survei Bloomberg. Indeks ekonomi Federal Reserve Bank of Philadelphia diprediksikan turun menjadi 19,4 bulan ini dari 20,4 pada Desember, menurut sebuah survei Bloomberg.
Prediksi suku bunga Fed
Futures di Chicago Board of Trade menunjukkan peluang 26 persen peluang Fed akan menaikan suku bunga dari kisaran saat ini nol hingga 0,25 persen oleh pertemuan Juni, turun dari 42 persen peluang sebulan yang lalu.
Euro berada di dekat empat bulan terendah terhadap pound di tengah kekhawatiran semakin memburuknya keuangan Yunani yang menghambat pemulihan di wilayah ekonomi zona Eropa.German ZEW Economic Sentiment
Nilai German ZEW Economic Sentiment yang baru saja dirilis pada pukul 17.00 WIB sore ini bernilai 47,2 atau lebih rendah dibanding prediksi pasar yang sebesar 49,8 membuat Euro drop 80 poin terhadap USD yaitu dari $1,44 ke level $1,432 per Euro.
"Ada ketidakpastian yang kuat tentang masalah Yunani dan zona Eropa, kata Shinichi Hayashi, seorang trader di Shinkin
Bank Sentral, lembaga sentral bagi koperasi Jepang yang berkantor di Tokyo. "Ini akan menurunkan sentimen terhadap Euro".Krisis Yunani
Moody's Investors Service dan Standard & Poor's untuk memotong kelayakan kredit negara Yunani karena memburuknya keuangan di negara itu. Moody mengatakan pada 13 Januari lalu bahwa Yunani dan Portugal mungkin akan menghadapi "kematian perlahan-lahan" dengan mendedikasikan lebih dari kekayaan mereka untuk membayar utang.
Menteri Keuangan Luksemburg Jean-Claude Juncker mengatakan kemarin bahwa kebutuhan Yunani harus diselesaikan oleh negara itu sendiri dengan "langkah-langkah drastis dan berani".
Prediksi Analis
Tokai Tokyo Securities Co memprediksikan nilai Euro akan merosot hingga $1,38 di masa mendatang.
"Menurut indikator teknikal Moving Average 200, Euro dalam waktu dekat bisa turun hingga $1,4288", kata Yoh Nihei, manajer grup trader di Tokai. Jika $1,4288 tembus maka Yoh memprediksikan Euro akan mencari level support baru ke $1,4120, dengan menambahkan garis fibonacci 38,2% dari nilai terendah $ 1,2457 pada 4 Maret 2009 hingga $ 1,5144 pada 25 November tahun lalu.
Analisis fibonacci didasarkan pada teori bahwa harga naik atau turun dengan persentase tertentu setelah mencapai harga tertinggi atau terendah. Setelah tembus ke atas atau ke bawah maka mata uang dapat bergerak ke tingkat berikutnya.
Pound tetap diatas karena adanya penawaran Cadbury
Mata uang Inggris naik karena adanya prospek cerah dimana banyak modal akan mengalir ke Inggris untuk membiayai merger dan akuisisi.
"Ada desas-desus bahwa Kraft akan mengambil alih Cadbury dengan nilai
kontrak $ 19 milyar," kata Takashi Kudo, general manager dari layanan informasi pasar di NTT SmartTrade Inc,sebuah unit dari Nippon Telegraph & Telephone Corp. " Kegiatan coklat M & A mendorong pound lebih tinggi. " Kraft sedang dalam pembicaraan untuk membeli Cadbury senilai 12.1 milyar pound ($ 19,8 miliar), menurut CEO terkait.
Belajarforex.com Says :
Well, berarti jelas sudah, kenapa Euro tak bosan-bosannya turun sedangkan Pound sideways di atas. Euro melemah terhadap USD & Yen terkait krisis di Yunani dan Pound menguat terhadap USD & Yen karena ada spekulasi kontrak akuisisi Cadbury puluhan milyar Pound. Pantas saja.
Belajarforex.com memprediksikan nilai
pair EURUSD dan AUDUSD cenderung lebih mudah diprediksi ketimbang GBPUSD. Selamat bertrading.
Sumber :
http://www.bloomberg.com/apps/news?pid=20602081&sid=aRxI7oMISobc
Waktu :
19 Jan 2010, 18.02 WIB
| < Prev | Next > |
|---|















