Nilai dollar hari ini melemah terhadap
euro dan yen sebelum laporan belanja konsumen AS melambat pada bulan April dan penjualan rumah yang akan segera terjual menurun.
euro dan yen sebelum laporan belanja konsumen AS melambat pada bulan April dan penjualan rumah yang akan segera terjual menurun.Yen juga melemah terhadap euro karena Fitch Ratings merevisi prospek kredit di Jepang. Indeks Dollar merosot ke titik terendah dalam seminggu, Swiss franc naik karena pejabat Eropa melakukan perdebatan untuk solusi utang Yunani. Krona menguat ke dua minggu tinggi terhadap dolar karena ekonomi Swedia tumbuh selama 4 kuartal berturut-turut. Dolar Selandia Baru menguat terhadap dollar karena adanya spekulasi China akan membeli aset negara di Pasifik Selatan tersebut.
"Pasar lebih peduli terhadap AS daripada tentang Eropa," kata Sonja Marten, seorang analis mata uang di DZ Bank AG di Frankfurt. "Kami mengalami pertumbuhan yang lemah di AS dibanding situasi utang di zona euro secara keseluruhan.
Dolar terdepresiasi 0,5 persen menjadi $ 1,4215 per euro pada jam 11.00 siang di London, dari $ 1,4145 di New York kemarin, setelah mencapai $ 1,4279, terlemah sejak 20 Mei. USD turun 0,3 persen menjadi 81,01 ¥, dan jatuh ke rekor 0,8533 franc Swiss. Euro turun 0,5 persen menjadi 1,2181 franc.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















