Hari ini harga minyak mentah dunia menguat dari level terendah dalam 2 hari dua hari di New York karena investor berspekulasi bahwa data pertumbuhan manufaktur di China dan AS akan meningkatkan permintaan bahan bakar dua kali lipat.Harga minyak naik sebanyak 0,5 persen setelah data Manufacturing PMI China mencapai 50.9 atau meningkat bila dibandingkan data pada bulan lalu. Data pesanan pabrik AS saat dirilis kemarin juga naik. Pasokan minyak mentah di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman minyak West Texas Intermediate, turun pada minggu kelima, menurut data Departemen Energi.
Sebuah laporan hari ini mungkin menunjukkan data klaim pengangguran AS jatuh minggu lalu.
"Kami punya sejumlah PMI meyakinkan dari China, dan jika Amerika Serikat ternyata memiliki pekerjaan lebih dari yang diharapkan, saya pikir ekonomi global akan positif"kata Gordon Kwan, kepala penelitian energi regional di Mirae
Asset Securities Ltd di Hong Kong dan peramal paling akurat untuk harga minyak New York diantara 26 analis bloomberg lainnya.
Asset Securities Ltd di Hong Kong dan peramal paling akurat untuk harga minyak New York diantara 26 analis bloomberg lainnya.Minyak untuk pengiriman Oktober naik sebanyak 44 sen menjadi $ 89,25 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 89,04 pada 01:26 pagi waktu Sydney.
Kontrak kemarin turun 9 sen menjadi $ 88,81. Harga turun 7,2 persen bulan lalu dan turun 2,6 persen tahun ini.
Kontrak kemarin turun 9 sen menjadi $ 88,81. Harga turun 7,2 persen bulan lalu dan turun 2,6 persen tahun ini.Minyak Brent untuk pengiriman Oktober naik 4 sen menjadi $ 114,89 per barel di Futures yang berbasis di London ICE Europe. Harga turun 1,6 persen bulan lalu.
Stok di turun 577.000 barel menjadi 33,1 juta barel, menurut laporan Departemen Energi kemarin. Total persediaan minyak AS mencapai 5,28 juta barel meski Badai Irene mendekat.
Pemanfaatan kilang turun 1,1% menjadi 89,2 persen, laporan menunjukkan. Itu di atas rata-rata lima tahun yang sebesar 87,7 persen. Produk total yang ditawarkan, ukuran permintaan bahan bakar, naik 1,7 persen menjadi 19,6 juta barel per hari, kenaikan pertama dalam tiga minggu. Data Unemployment Claims AS diprediksikan akan turun dari 417K menjadi 409K.
Data kemarin menunjukkan perintah ditempatkan dengan pabrik-pabrik AS naik 2,4 persen pada Juli, yang paling tinggi dalam empat bulan.
Badan Pusat Topan Nasional melaporkan badai Katia sudah terlihat pada pukul 11 malam kemarin di New York. Katia, dinilai kategori satu, sekitar 1.165 mil (1.875 kilometer) sebelah timur Kepulauan Leeward dengan kecepatan 75 mph dan bergerak dengan kecepatan 20 mph dibarat laut, kata penasehat badan itu.
Yen melemah terhadap sebagian besar mitra valas utama karena kenaikan bursa saham Asia engurangi permintaan untuk mata uang Jepang sebagai tempat berlindung.
Yen melemah ke € 110,48 per sebelum diperdagangkan di 110,28 pada pukul 09.41 pagi di Tokyo dari 110,16 di New York kemarin. Mata uang Jepang berada di 76,76 terhadap dolar dari 76,66.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















