Hari ini bursa saham Asia menguat setelah meinggu lalu mengalami penurunan terpanjang sejak Juni setelah penjualan ritel AS meningkat paling dalam empat bulan dan perkiraan domestik bruto Jepang mengalahkan prediksi analis.Nilai saham dan indeks
Toyota Motor Corp (7203), produsen mobil terbesar berdasarkan nilai pasar, naik 2,4 persen di Tokyo. BHP Billiton Ltd (BHP), perusahaan pertambangan terbesar di dunia, naik 3,4 persen di tengah optimisme permintaan logam akan terus berlanjut. Ansell Ltd (JST), pembuat sarung tangan bedah didunia yang berkantor di Melbourne, melonjak 4,3 persen setelah selama setahun penuh laba perusahaan terus mengalahkan prediksi analis.
MSCI Asia Pacific Index naik 0,8 persen menjadi 122,94 pada pukul 09:49 pagi di Tokyo,dimana terdapat 10 saham yang naik dan 1 saham yang turun. "Orang-orang telah khawatir tentang ekonomi AS dalam jangka menengah, tapi setelah penjualan ritel dan pekerjaan sebelumnya melebihi perkiraan laporan, ketakutan masyarakat mulai mereda"kata Kazuhiro Takahashi, manajer umum di Daiwa Securities Capital Markets Co di Tokyo . "Akan ada beberapa pembelian saham".
Nikkei Jepang 225 Stock Average naik 1,3 persen setelah kantor Kabinet melaporkan
produk domestik bruto menyusut pada tingkat tahunan 1,3 persen dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni. Perkiraan median dari 25 ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah untuk penurunan 2,5 persen.
produk domestik bruto menyusut pada tingkat tahunan 1,3 persen dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni. Perkiraan median dari 25 ekonom yang disurvei Bloomberg News adalah untuk penurunan 2,5 persen.Australia S & P / ASX 200 Index naik 1,8 persen. Pasar di India dan Korea Selatan tutup untuk libur publik.
Kontrak pada indeks S & P 500 menguat US 0,8 persen. Indeks itu naik 0,5 persen pada 12 Agustus, setelah Departemen Perdagangan melaporkan kenaikan 0,5 persen dalam penjualan ritel untuk bulan Juli.
Kontrak pada indeks S & P 500 menguat US 0,8 persen. Indeks itu naik 0,5 persen pada 12 Agustus, setelah Departemen Perdagangan melaporkan kenaikan 0,5 persen dalam penjualan ritel untuk bulan Juli.Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















