Hari ini nilai
euro mengalami kenaikan di sesi Asia & Eropa karena Yunani proaktif untuk mendapatkan dana darurat dan mencegah kebangkrutan.Dow Jones-FXCM Indeks Dolar AS jatuh ke posisi terendah selama perdagangan semalam. Data US ISM Manufaktur indeks diperkirakan akan jatuh kembali ke 52,0 pada bulan Juni dari 53,5 pada bulan sebelumnya, yang merupakan yang terendah sejak Agustus 2009.
Menteri Keuangan zona euro akan melakukan pertemuan hari minggu (3 Juli). Lalu IMF akan memberi keputusan pada 5 Juli. DUa pejabat atas Uni Eropa,Herman van Rompuy dan Jose Manuel Barroso, memuji suara yang memilih voting sebagai "tindakan tanggung jawab nasional" dan mengatakan kondisi yang tepat untuk mendapatkan pinjaman.
Pada pertengahan Juli atau Agustus, 12 milyar Euro diprediksikan akan cair untuk Yunani. IMF mengatakan hasil voting Yunani merupakan "resolusi positif" dalam pembicaraan dengan negara-negara Eropa untuk memastikan program ekonomi Yunani sudah sepenuhnya didanai.
Seorang juru bicara IMF, Caroline Atkinson, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa persetujuan akhir Parlemen Yunani dari rencana penghematan akan "mendukung upaya Yunani untuk melaksanakan program reformasi ekonomi."
Di Berlin, Menteri Keuangan Wolfgang Schaeuble mengatakan ia telah mencapai kesepakatan dengan bank-bank Jerman tentang jatuh tempo obligasi Yunani yang sudah mereka beli.
Pemerintah sosialis Perdana Menteri George Papandreou mungkin sulit untuk menegakkan kenaikan pajak dan penjualan aset negara terhadap perlawanan publik besar-besaran karena demonstrasi terjadi diluar parlemen Yunani hingga saat ini.
Vasso Papandreou, mantan Komisaris Eropa dan anggota partai PASOK, seorang perdana menteri yang tidak berhubungan dengan PM Yunani, mengatakan kepada parlemen ia memilih hukum sebagai tugas patriotik meskipun ia khawatir ekonomi akan memburuk sebagai hasilnya.
"Jerman sudah menyiapkan tanah untuk kebangkrutan resmi kami secepat ini bisa terjadi tanpa biaya kepada bank-bank Jerman," katanya. Perusuh bersenjata dengan batu dan klub berjuang beberapa jam pertempuran berjalan dengan polisi menembakkan gas air mata di pusat Athena sampai Kamis dini hari, menghancurkan toko, menghancurkan jendela, dan menjadikannya puing.
"Masalah bagi Papandreou tidak di parlemen," kata Costas Panagopoulos, kepala jajak pendapat ALCO. "Ini adalah apa yang terjadi di luar Parlemen: tidak di Syntagma Square, yang hanya beberapa ratus pengunjuk rasa, namun dengan seluruh 11 juta orang Yunani."
Papandreou pada hari Kamis meminta Uni Eropa untuk membantu dalam penyusunan rencana pemulihan ekonomi Yunani. Hal ini terutama akan mencakup mempercepat pencairan dana dari Uni Eropa, serta menangguhkan jatuh tempo hingga 2013 mendatang.
Sumber
Reuters
| < Prev | Next > |
|---|















