Pada perdagangan hari Senin (27/6),
euro menguat terhadap sebagian mitra valas utama di tengah optimisme parlemen Yunani akan menyetujui langkah-langkah penghematan yang diperlukan untuk membantu mencegah kebangrutan.Euro bangkit setelah merosot dalam tiga hari karena Grilli Vittorio,kepala Komite Ekonomi dan Keuangan Uni Eropa. Dollar Index menurun dan Eropa Stoxx 600 menguat. GBP menguat versus beberapa mitra valas utama setelah sebuah survei menunjukkan pemilik bisnis Inggris menunjukan sentimen positif.
"Kami cukup yakin bahwa parlemen Yunani akan membiarkan langkah-langkah penghematan"kata Lutz Karpowitz, analis valas di Commerzbank AG di Frankfurt, yang mengatakan euro bisa menguat ke $ 1,43 sebelum pemungutan suara.
Euro berada 0,3 persen lebih kuat terhadap dolar pada $ 1,4232 pada pukul 06:44 di New York setelah sebelumnya turun 0,6 persen menjadi $ 1,4103. Euro naik 0,6 persen menjadi 114,82 ¥. Dolar menguat 0,3 persen terhadap mata uang Jepang menjadi 80,68 ¥.
Dollar Index,turun 0,3 persen menjadi 75,471. Anggota parlemen Yunani hari ini akan mulai memperdebatkan 78 miliar euro ($ 111 miliar) paket anggaran yang diperlukan untuk menerima pembayaran pinjaman dan pembiayaan masa depan.
"Ini mungkin akan lolos, dan jika tidak euro mungkin akan memiliki mental yang layak, tapi itu jelas bukan panggilan yang jelas-kebangkrutan Yunani"kata Adam Cole, kepala analis valas di Royal Bank of Canada Europe Ltd di London.
Pound menguat terhadap 13 dari 16 mata uang utama yang diriset oleh Bloombergsetelah indeks Barometer Lloyds TSB Bisnis untuk kegiatan usaha dalam 12 bulan ke depan naik menjadi 46 pada bulan Juni, tertinggi sejak Mei tahun lalu, sementara Lloyds indeks optimisme ekonomi saat ini naik menjadi 36 dari 14.
Sterling juga didukung spekulasi Bank of England kemungkinan akan menaikkan suku bunga setelah mendapat rekomendasi dari Bank for International Settlements (BIS). BIS mengatakan
bank sentral harus mulai menaikkan suku bunga untuk mengendalikan
inflasi.GBP naik 0,5 persen menjadi 129,05 ¥ dan menguat 0,2 persen versus dolar ke $ 1,5994.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















