Hari ini
euro naik terhadap dolar dan yen di tengah spekulasi
Bank Sentral Eropa akan bekerja keras untuk mencegah krisis keuangan di Uni Eropa.Euro menguat setelah Presiden ECB Jean-Claude Trichet berbicara di Brussels kemarin. Swiss franc turun terhadap seluruh mata uang. Saham Eropa dan indeks saham berjangka AS naik.
"Trichet enggan menolak untuk mengesampingkan kemungkinan memperluas pembelian obligasi pemerintah," kata Simon Derrick, kepala analis valas pada Bank of New York Mellon Corp di London. "Ada kemungkinan ECB bisa melangkah lebih taktis dalam waktu dekat. Apakah saya pikir mungkin ada memantul euro hari ini? Ya. Apakah saya pikir ini akan dipertahankan? Mungkin tidak".
Euro menguat 0,7 persen menjadi $ 1,3075 jam 8:43 di London, dari $ 1,2983 kemarin.Euro juga menguat terhadap yen menjadi 109,46 ¥, dari 108,65 kemarin. Dollar sedikit berubah terhadap mata uang Jepang di ¥ 83,66. Euro naik 0,8 persen dibandingkan Swiss franc.Stoxx Eropa 600 Indeks saham naik 0,7 persen.
ECB akan mengadakan rapat lanjutan besok untuk menunda keluar dari langkah-langkah likuiditas darurat. Semua 52 ekonom yang disurvei Bloomberg News mengharapkan bank sentral untuk memotong suku bunga".
Memburuknya Krisis
"Saya tidak percaya bahwa stabilitas keuangan di zona euro benar-benar bisa dipertanyakan," kata Trichet kepada anggota parlemen. Program Obligasi ECB sudah berlangsung saat ini.
Euro sudah turun 6,9 persen terhadap dolar di bulan November.
Sementara itu pertumbuhan manufaktur Inggris tiba-tiba meningkat hingga laju tercepat dalam 16 tahun pada bulan November karena pesanan ekspor naik.
Nilai Manufacturing PMI Inggris mencapai 58.0 atau diatas prediksi analis 54.8 dan nilai pada periode sebelumnya yang sebesar 54.9.
Pound menguat terhadap USD dari $1,5570 menjadi 1,5620 saat berita dirilis.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















