Hari ini
Euro menurun dari dekat level terkuat dalam enam minggu terhadap dolar pada spekulasi
bank sentral di kawasan itu akan mempertahankan suku bunga pada rekor rendah sebagai upaya untuk memangkas defisit anggaran nasional yang membuat pertumbuhan ekonomi menjadi lambat.Euro melemah terhadap 14 dari 16 yang rekan-rekan yang paling aktif diperdagangkan. Bank Sentral Eropa akan meninggalkan tingkat suku bunga sebesar 1 persen ketika pembuat kebijakan bertemu pada tanggal 8 Juli, menurut 55 ekonom dalam survei Bloomberg. Yen diperdagangkan edikit tinggi terhadap dolar sebelum laporan hari ini dan besok menunjukkan kepercayaan investor Eropa melemah dan industri jasa AS sedikit melambat.
"Ekonomi zona euro tidak cukup kuat untuk menjamin sebuah kenaikan suku bunga," kata Lutz Karpowitz, ahli strategi mata uang senior di Commerzbank AG di Frankfurt. "Kenaikan euro terhadap dollar adalah tidak mungkin".
Euro turun 0,1 persen menjadi $ 1,2551 pada pukul 08:20 di London dari $ 1,2566 pada tanggal 2 Juli, ketika mencapai $ 1,2612, yang paling tinggi sejak 21 Mei. Yen diperdagangkan di 87,90 per dolar dari 87,75 minggu lalu di New York, setelah naik ke 86,97 pada tanggal 1 Juli, terkuat sejak 2 Desember. Mata uang Jepang diperdagangkan sedikit berubah pada 110,31 per euro.
Presiden ECB Jean-Claude Trichet mendesak pemerintah untuk memangkas defisit anggaran mereka bulan ini, mengatakan tindakan tersebut akan meningkatkan kepercayaan konsumen dan investor.
"Kami sedang dalam periode di mana kita harus mengelola anggaran yang sangat ketat," kata Trichet kepada wartawan kemarin.
Indeks mengukur sentimen di wilayah zona euro turun menjadi -5 pada bulan Juli dari minus 4,1 pada bulan Juni, menurut laporan Limburg, perusahaan survei di Jerman.
Dolar jatuh ke level terlemah dalam tujuh bulan terhadap yen pada tanggal 1 Juli karena Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuan yang hampir nol pada tanda-tanda ekonomi Amerika yang masih melambat.
Institute for Supply Management's indeks bisnis non-manufaktur, yang mencakup 90 persen dari perekonomian, turun menjadi 55 di Juni dari 55,4 bulan sebelumnya, menurut survei Bloomberg.Laporan ini akan dirilis besok.
Futures di bursa CME Group Inc menunjukkan peluang 34 persen Fed akan menahan suku bunga acuan antara nol dan 0,25 persen melalui pertemuan bulan April 2011, naik dari peluang 12 persen bulan sebelumnya.
Pasar Amerika tutup hari ini karena hari libur Independence Day atau Hari Kemerdekaan. Perdagangan mungkin "relatif tenang" karena likuiditas yang lebih rendah, kata Khoon Goh, seorang ekonom pasar senior di ANZ National Bank Ltd, menulis dalam catatan kepada klien.
Won Korsel diprediksikan akan naik diantara mata uang Asia lainnya sebelum pertemuan bank sentral pada 9 Juli mendatang. Bank of Korea akan mempertahankan suku bunga acuan pada 2 persen atau termasuk rekor rendah, menurut tujuh dari 10 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg. Tiga orang memperkirakan kenaikan seperempat persen.
Won Korsel naik 0,5 persen menjadi 1,223.03 per dolar, setelah meluncur 1,1 persen minggu lalu.
Sumber
Bloomberg.com











