Hari ini indeks berjangka AS sedikit berubah karena naiknya saham Exxon Mobil Corp. Bank of America Corp, bank terbesar AS berdasarkan aset, nilai sahamnya turun 1,4 persen di Jerman. Exxon naik 0,7 persen.
Indeks berjangka 500 Standard & Poor's Indeks pada Juni turun 0,1 persen menjadi 1,064.70 pada pukul 11:06 di London, setelah merosot sebanyak 1,3 persen sebelumnya. Dow Jones Industrial Average berjangka turun 0,1 persen menjadi 1,835.75.
Data ekonomi Jerman German Factory Orders m/m adalah sebesar 2,8% pada pukul 17.00 WIB saat dirilis atau diatas prediksi pasar yang sebesar -0,1%. Nilai April untuk indikator itu adalah sebesar 5,1%.
Euro menguat ke level $1,972 dan 109,94 Yen.
Nilai tersebut mencerminkan permintaan ekspor dan investasi perusahaan diJerman meningkat.
Krisis utang Eropa telah mendorong euro turun 20 persen terhadap dolar sejak akhir November, membuat ekspor ke negara-negara di luar zona Euro menjadi lebih kompetitif. Sementara pemotongan anggaran di seluruh wilayah mungkin menjadi halangan pertumbuhan ekonomi di kawasan itu. Pabrik-pabrik Jerman saat ini sedang sibuk memenuhi pesanan luar negeri yang sedang booming.
"Pemulihan Jerman solid untuk saat ini," kata Jens-Oliver Niklasch, seorang analis pendapatan tetap pada Landesbank Baden-Wuerttemberg di Stuttgart. "Namun, pada akhirnya perusahaan akan terpukul oleh kekacauan setelah filter melalui ekonomi riil".
Departemen Ekonomi merevisi kenaikan pesanan pada bulan Maret dari sebuah awalnya melaporkan 5 persen. Pada bulan April, pesanan domestik naik 2,9 persen dan penjualan ekspor naik 2,8 persen, didorong oleh kenaikan dari luar daerah euro,menurut laporan hari ini.
Permintaan Ekspor
Permintaan untuk barang seperti turbin Siemens AG dan Daimler AG mobil di negara berkembang seperti China akan mendorong perusahaan untuk menambah pekerja. Tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 7,7 persen pada Mei.
Daimler's Mercedes-Benz, pembuat kendaraan mewah kedua di Eropa, melakukan pengiriman 93.100 mobil dan kendaraan sport pada 11 Mei lalu.
Bundesbank memperkirakan, perekonomian Jepang akan tumbuh 1,6 persen tahun ini dan
Produk Domestik Bruto naik 0,2 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Sumber :
Bloomberg.com
Indeks berjangka 500 Standard & Poor's Indeks pada Juni turun 0,1 persen menjadi 1,064.70 pada pukul 11:06 di London, setelah merosot sebanyak 1,3 persen sebelumnya. Dow Jones Industrial Average berjangka turun 0,1 persen menjadi 1,835.75.
Data ekonomi Jerman German Factory Orders m/m adalah sebesar 2,8% pada pukul 17.00 WIB saat dirilis atau diatas prediksi pasar yang sebesar -0,1%. Nilai April untuk indikator itu adalah sebesar 5,1%.
Euro menguat ke level $1,972 dan 109,94 Yen.Nilai tersebut mencerminkan permintaan ekspor dan investasi perusahaan diJerman meningkat.
Krisis utang Eropa telah mendorong euro turun 20 persen terhadap dolar sejak akhir November, membuat ekspor ke negara-negara di luar zona Euro menjadi lebih kompetitif. Sementara pemotongan anggaran di seluruh wilayah mungkin menjadi halangan pertumbuhan ekonomi di kawasan itu. Pabrik-pabrik Jerman saat ini sedang sibuk memenuhi pesanan luar negeri yang sedang booming.
"Pemulihan Jerman solid untuk saat ini," kata Jens-Oliver Niklasch, seorang analis pendapatan tetap pada Landesbank Baden-Wuerttemberg di Stuttgart. "Namun, pada akhirnya perusahaan akan terpukul oleh kekacauan setelah filter melalui ekonomi riil".
Departemen Ekonomi merevisi kenaikan pesanan pada bulan Maret dari sebuah awalnya melaporkan 5 persen. Pada bulan April, pesanan domestik naik 2,9 persen dan penjualan ekspor naik 2,8 persen, didorong oleh kenaikan dari luar daerah euro,menurut laporan hari ini.
Permintaan Ekspor
Permintaan untuk barang seperti turbin Siemens AG dan Daimler AG mobil di negara berkembang seperti China akan mendorong perusahaan untuk menambah pekerja. Tingkat pengangguran secara tak terduga turun menjadi 7,7 persen pada Mei.
Daimler's Mercedes-Benz, pembuat kendaraan mewah kedua di Eropa, melakukan pengiriman 93.100 mobil dan kendaraan sport pada 11 Mei lalu.
Bundesbank memperkirakan, perekonomian Jepang akan tumbuh 1,6 persen tahun ini dan
Produk Domestik Bruto naik 0,2 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.Sumber :
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















