Hari ini
euro jatuh terhadap seluruh mitra valas karena para pejabat bank ECB tidak setuju tentang cara untuk memadamkan krisis hutang di Uni Eropa.
Euro hari ini turun terhadap dollar dan juga 12 mitra valas mitra valas lainnya. Kemarin Perancis dan Jerman menolak usulan dana tambahan 440 milyar euro lainnya atau senilai $581 milyar. Presiden Perancis Nicholas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel bertemu hari ini.
Euro turun 0,1 persen menjadi $ 1,3228 jam 9:33 di London. Kemarin menyentuh $ 1,3165, terendah sejak 2 Desember. Euro sudah turun 1,3 persen terhadap dollar minggu ini. Euro berada di ¥ 110,62 dari 110,87 kemarin.
Hari ini obligasi pemerintah Inggris & Spanyol jatuh.
Di Asia, dolar Taiwan dan peso Filipina menguat karena ekspor Cina meningkat diatas prediksi analis. Surplus perdagangan China membengkak menjadi $ 22,9 miliar pada bulan November karena ekspor dan impor melonjak.Ringgit Malaysia naik untuk minggu kedua."Kejutan ekspor China membuat kenaikan mata uang Asia"kata Julie Yu, seorang pedagang valuta asing di Taiwan Shin Kong Bank.
Peso naik 0,5 persen menjadi 43,675 per dolar.Dolar Taiwan naik 0,5 persen menjadi NT $ 30,585, ringgit naik 0,2 persen 3,1345 dan yuan naik 0,12 persen menjadi 6,6556.
Total hot money di Asia minggu ini mencapai $1,3 milyar yang tersedia di Indonesia, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand. IMF memprediksikan ekonomi Asia akan berkembang 9,4 persen pada 2010, sedangkan negara maju akan tumbuh 2,7 persen.
Hari ini Pound naik 0,2 persen menjadi 83,75 sen per euro, atau menguat 1,5 persen terhadap euro minggu ini. Euro naik 0,3 persen pada $ 1,5807, setelah naik ke $ 1,5862.
Sterling telah naik 0,2 persen pada bulan lalu, turun 3,7 persen,sejak 2009. Euro sudah melemah 9,5% terhadap dollar sejak 2009.
Pound menekan euro karena krisis defisit anggaran di uni Eropa. Bank of England kemarin mempertahankan suku bunga bunga dan mempertahankan program dana talangan 200 milyar dollar.
"Ada lebih banyak kegelapan di tempat lain," kata Chris Furness,analis valas pada 4Cast Ltd di London. Sterling mungkin akan menguat ke 81 sen per euro pada bulan Juni 2011, katanya.
Sumber
Bloomberg.com
euro jatuh terhadap seluruh mitra valas karena para pejabat bank ECB tidak setuju tentang cara untuk memadamkan krisis hutang di Uni Eropa.Euro hari ini turun terhadap dollar dan juga 12 mitra valas mitra valas lainnya. Kemarin Perancis dan Jerman menolak usulan dana tambahan 440 milyar euro lainnya atau senilai $581 milyar. Presiden Perancis Nicholas Sarkozy dan Kanselir Jerman Angela Merkel bertemu hari ini.
Euro turun 0,1 persen menjadi $ 1,3228 jam 9:33 di London. Kemarin menyentuh $ 1,3165, terendah sejak 2 Desember. Euro sudah turun 1,3 persen terhadap dollar minggu ini. Euro berada di ¥ 110,62 dari 110,87 kemarin.
Hari ini obligasi pemerintah Inggris & Spanyol jatuh.
Di Asia, dolar Taiwan dan peso Filipina menguat karena ekspor Cina meningkat diatas prediksi analis. Surplus perdagangan China membengkak menjadi $ 22,9 miliar pada bulan November karena ekspor dan impor melonjak.Ringgit Malaysia naik untuk minggu kedua."Kejutan ekspor China membuat kenaikan mata uang Asia"kata Julie Yu, seorang pedagang valuta asing di Taiwan Shin Kong Bank.
Peso naik 0,5 persen menjadi 43,675 per dolar.Dolar Taiwan naik 0,5 persen menjadi NT $ 30,585, ringgit naik 0,2 persen 3,1345 dan yuan naik 0,12 persen menjadi 6,6556.
Total hot money di Asia minggu ini mencapai $1,3 milyar yang tersedia di Indonesia, Korea Selatan, Taiwan dan Thailand. IMF memprediksikan ekonomi Asia akan berkembang 9,4 persen pada 2010, sedangkan negara maju akan tumbuh 2,7 persen.
Hari ini Pound naik 0,2 persen menjadi 83,75 sen per euro, atau menguat 1,5 persen terhadap euro minggu ini. Euro naik 0,3 persen pada $ 1,5807, setelah naik ke $ 1,5862.
Sterling telah naik 0,2 persen pada bulan lalu, turun 3,7 persen,sejak 2009. Euro sudah melemah 9,5% terhadap dollar sejak 2009.Pound menekan euro karena krisis defisit anggaran di uni Eropa. Bank of England kemarin mempertahankan suku bunga bunga dan mempertahankan program dana talangan 200 milyar dollar.
"Ada lebih banyak kegelapan di tempat lain," kata Chris Furness,analis valas pada 4Cast Ltd di London. Sterling mungkin akan menguat ke 81 sen per euro pada bulan Juni 2011, katanya.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|















