
Euro menurun sore ini menghentikan kenaikan dalam empat hari karena pemimpin Eropa berusaha untuk memprioritaskan untuk membantu keuangan bank-bank kawasan euro, dan mengesampingkan untuk meningkatkan dana penyelamatan. Euro juga melemah karena Reuters melaporkan bank-bank di Uni Eropa setuju untuk menghapus 40% hutang Yunani atau berbeda dengan tuntutan pemerintah Yunani sebesar 50%. Draft lengkap akan dirilis pada 26 Oktober mendatang. Dollar melemah 0,7 persen versus yen pada spekulasi Federal Reserve akan mempertimbangkan putaran ketiga pembelian surat berharga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi AS.
"Anda masih memiliki tanda tanya untuk beberapa waktu ke depan untuk penghapusan utang Yunani oleh bank-bank Eropa pemegang obligasi negara itu", kata Robert Rennie, kepala analis valas Westpac Banking Corp, d Sidney. "Efeknya, orang masih berpikir untuk menjual euro".
Euro turun 0,3 persen menjadi $ 1,3852 pada pukul 09:08 di Tokyo, dari $ 1,3896 pada 21 Oktober di New York, dan sempat naik 0,8 persen. Euro turun 0,2 persen menjadi 105,77 ¥. Dolar mencapai ¥ 76,35.
Dolar mempertahankan penurunan terhadap yen setelah wakil ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa 21 Oktober bahwa putaran ketiga pembelian surat berharga mungkin diperlukan untuk meningkatkan ekonomi AS yang sedang mengalami dilema dengan masalah pengangguran dan gejolak keuangan.
Ekonomi AS kemungkinan meningkat sebesar 2,5 persen pada kuartal ketiga, menurut perkiraan median analis yang disurvei sebelum pemerintah AS merilis data tersebut pada 27 Oktober. Departemen Perdagangan melaporkan laju tahunan 1,3 persen ekspansi pada kuartal kedua dan 0,4 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini.
"Ada fokus kembali ke dolar yang lemah," kata Greg Gibbs, analis valas Royal Bank of Scotland Group Plc di Sydney. Pejabat Fed terbagi atas apakah dan bagaimana untuk memudahkan kebijakan lebih lanjut setelah muncul dua keputusan untuk menurunkan suku bunga dengan alat konvensional.
Permintaan dolar juga terbatas setelah Bank of America Corp-Merrill Lynch mengatakan peringkat kredit pemerintah AS mungkin akan diturunkan lagi tahun ini karena Kongres gagal untuk menghasilkan rencana yang kredibel untuk mengendalikan defisit anggaran.
Resiko Resesi di AS
Dampak dari downgrade dimasa mendatang mungkin tidak separah reaksi pada bulan Agustus ketika Standard & Poor memotong nilai kredit AS, karena diprediksikan resiko resesi tahun depan akan meningkat, kata ekonom Merrill Lynch dalam sebuah catatan kepada klien.
Dolar adalah pemain terburuk selama bulan lalu diantara 10 mata uang utama dunia yang dilacak oleh Bloomberg, melemah 3,3 persen. Euro turun 0,5 persen sementara yen turun 2,9 persen pada periode yang sama.
Yen juga sempat melemah setelah Menteri Keuangan Jepang Juni Azumi mengatakan dia akan mengambil tindakan khusus yaitu intervensi pada mata uang Jepang jika diperlukan.
Dia mengatakan kepada wartawan di Tokyo hari ini karena yen sudah bergerak secara spekulatif.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















