Hari ini
euro jatuh terhadap sebagian besar mitra valas utama karena pejabat ECB menyuarakan krisis utang di kawasan Eropa.Euro merosot dari dua minggu tinggi terhadap dolar sebelum para pejabat ECB bertemu di Brussels. Menteri Keuangan Belgia Didier Reynders mengatakan dana talangan bisa diperluas, melanggar titah Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy. Dollar menguat karena pernyataan ketua Fed Ben S. Bernanke mengatakan bahwa resesi di Amerika adalah tidak mungkin.
"Saya suka bermain gagasan bahwa euro tetap lemah," kata Paul Robson, seorang analis senior valuta asing pada Royal Bank of Scotland Group Plc di London. Sehubungan dengan pertemuan Uni Eropa, "itu akan menarik untuk melihat apa yang terjadi di Uni Eropa".
Euro turun 0,6 persen terhadap dolar ke $ 1,3332 jam 8:19 di London. Euro sempat naik $ 1,3414 pekan lalu, tertinggi sejak 22 Nov. Euro drop 0,2 persen menjadi 110,47 ¥ dari 110,73 pada 3 Desember. Euro sempat menyentuh ¥ 111,19 pada 2 Desember, terkuat sejak 29 Nov.
Standard Chartered Plc,yang membuat prediksi valas yang cukup baik memprediksikan euro berpeluang melemah ke $1,2 pada pertengahan 2011. Westpac Banking Corp, memprediksikan euro berpeluang melemah dalam jangka pendek.
Dolar naik menjadi 82,85 ¥ dari ¥ 82,53 pada 3 Desember, terendah sejak 15 November. Euro telah jatuh 9,2 persen tahun ini, sementara dolar turun 1,9 persen, menurut Bloomberg Indeks Mata Uang Korelasi-tertimbang. Yen telah naik 11,5 persen.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|














