Hari ini dollar masih menguat terhadap
euro, ausi, pound, dan yen karena meningkatnya hasil Treasury dan tanda-tanda pertumbuhan ekonomi AS yang mendorong permintaan mata uang dollar.Dollar menguat jelang berita penjualan ritel AS dan harga konsumen yang membaik. Yen turun karena data ekonomi Asia mendorong menahan permintaan mata uang yen sebagai tempat berlindung.Euro melemah jelang pertemuan kepala keuangan Eropa bertemu besok di tengah kekhawatiran kebutuhan bailout Irlandia.
Pound Inggris drop karena turunnya harga rumah di sana. "Data Amerika sedang positif saat ini"kata Simon Derrick, kepala analis valas pada Bank of New York Mellon Corp di London. "Penjualan ritel & harga konsumen diprediksikan membaik, dan saat ini tekanan berada euro".
Dolar menguat 0,5 persen menjadi 82,92 ¥ pada 9:12 di London. Mencapai 82,98 ¥ sebelumnya, tertinggi sejak 7 Oktober. Euro turun 0,4 persen menjadi $ 1,3636 dari $ 1,3691, setelah turun 2,4 persen pekan lalu, penurunan terbesar mingguan terhadap dolar sejak Agustus. Yen ditekan euro ke level 113,09 per euro.
Sterling turun 0,3 persen menjadi $ 1,6059.Penjualan ritel AS diprediksikan akan mencapai 0,7 persen pada bulan Oktober setelah naik 0,6 persen pada September, menurut perkiraan median ekonom dalam survei Bloomberg News sebelum dirilis hari ini.
Indeks Dollar naik 0,4 persen menjadi 78,398 hari ini.PDB Jepang naik 3,9 persen pada kuartal ketiga.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|














