Dolar Australia turun pagi ini jelang rilis menit pertemuan pejabat
bank sentral Reserve Bank of Australia besok, dimana Gubernur Glenn Stevens mengisyaratkan ada lingkup yang lebih untuk memotong tarif suku bunga bila perlu.
AUD melemah dalam tiga hari terhadap USD karena analis berpendapat kenaikan AUD saat ini adalah berlebihan. Dolar Selandia Baru juga turun setelah laporan menunjukkan industri jasa nasional melambat pada bulan September. Penurunan dalam mata uang Pasifik Selatan terbatas karena saham Asia naik hari ini.
"Setelah langkah besar, AUD mendapat getaran hari ini"kata Gavin Stacey, kepala analis suku bunga di Barclays Capital di Sydney. "Setelah Anda mendapatkan langkah besar, Anda menjadi lebih rentan terhadap kejutan downside untuk setiap kekecewaan di RBA atau depan kebijakan global."
Dolar Australia turun 0,2 persen menjadi $ 1,0316 pada pukul 11:24 di Sydney dari 14 Oktober ketika menyelesaikan lonjakan mingguan 5,9 persen. Mata uang turun 0,2 persen menjadi ¥ 79,71 dari minggu lalu. Dolar Selandia Baru turun 0,3 persen menjadi 80,31 sen AS dan turun 0,3 persen menjadi 62,02 ¥.
MSCI Asia Pacific Index saham naik 1,1 persen, setelah melompat 1,5 persen pada 14 Oktober lalu.
Stevens mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menyertai keputusan RBA mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 4,75 persen bahwa "prospek
inflasi membaik akan meningkatkan cakupan bagi kebijakan moneter untuk memberikan kans kenaikan suku bunga".
Sebuah indeks untuk industri jasa Selandia Baru jatuh ke 53,2 pada September dari 53,8 direvisi pada bulan Agustus, berdasar data Bank of New Zealand Ltd.
Sumber: Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|














