Dolar dan yen menuju kerugian mingguan versus mata uang utama dunia di tengah data AS yang menunjuk ke pemulihan di ekonomi terbesar dunia, mengurangi permintaan untuk aset perlindungan.USD menyentuh level terlemah dalam dua minggu terhadap mata uang Eropa jelang dirilisnya laporan perkiraan untuk menunjukkan penjualan rumah AS yang naik ke tertinggi dalam satu setengah tahun terakhir.
Euro juga menguat setelah Spanyol dan Perancis menjual obligasi pada hasil yang lebih rendah dalam penjualan pertama mereka dari utang jangka menengah dan jangka panjang karena yang diturunkan oleh Standard & Poor. Pemimpin Yunani bersiap untuk mengadakan pertemuan dihari ketiga dengan kreditor swasta pada rencana refinancing
swap (bunga) utang."Data ekonomi yang positif baik bagi bursa saham, dan imbasnya adalah penjualan dolar & yen", kata Kengo Suzuki, analis valas Mizuho Securities Co, unit dari bank terbesar ketiga Jepang yang terdaftar oleh nilai pasar. "Orang-orang menyesuaikan posisi mereka sambil mengatakan pembelian saham".
Dolar sedikit berubah pada $ 1,2964 per euro pada pukul 8.24 pagi di Tokyo dari kemarin di New York. Ini sebelumnya menyentuh $ 1,2973, level terlemah sejak 4 Januari. Yen melemah 99,93 per euro dan mencapai 100,06, juga terendah sejak 4 Januari. Mata uang AS diperdagangkan sedikit berubah pada 77,09 ¥.
Dolar telah jatuh 2,2 persen terhadap euro sejak 13 Januari, dan yen telah menurun 2,3 persen.
Pembelian rumah yang ada di AS kemungkinan naik 5,2 persen menjadi 4,65 juta, terbesar sejak Mei 2010, menurut perkiraan median ekonom dalam survei Bloomberg News sebelum National Association of Realtors rilis angka-angka itu hari ini.
Data kemarin menunjukkan klaim manfaat pengangguran Amerika untuk meluncur ke level terendah sejak April 2008 dan sebuah laporan Federal Reserve pada 18 Januari menandai ekspansi dalam output pabrik.
Penjualan obligasi
Perancis menjual obligasi senilai € 7,97 miliar ($10,3 miliar), Spanyol menjual € 6,61 miliar pada obligasi jatuh tempo pada tahun 2022, 2019 dan 2016, lebih dari target yang maksimal sebesar 4,5 miliar euro.
Penjualan terjadi setelah S & P pada 13 Januari melucuti rating kredit Perancis, AAA, dan juga memotong dua tingkat rating kredit Spanyol menjadi A. Spanyol telah melebihi target maksimal di semua lelang obligasi sejak 13 Desember.
Menteri Keuangan Yunani Evangelos Venizelos mengatakan kemarin bahwa ada kemajuan yang dibuat dalam pembicaraan dengan para pejabat terkait bunga utang dengan Institut Keuangan Internasional di Athena. Pertemuan dengan lembaga tersebut itu juga akan dilanjutkan hari ini.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|














