Hari ini saham Eropa mengalami kenaikan dan
euro menguat dari nilai terendah terhadap dolar AS setelah Yunani mengatakan akan meminta Uni Eropa paket penyelamatan dan selain itu nilai German Ifo Business Climate mencapai 101.6 membuat Euro terkoreksi naik ke $1,334 sore tadi. Eropa Stoxx 600 Index naik 0,7 persen pada pukul 06:15 di New York dan berjangka pada 500 Standard & Poor's Index naik 0,2 persen. Rusia Micex Indeks naik 1,1 persen setelah Goldman Sachs Group Inc merekomendasikan para investor membeli saham perusahaan tersebut.
Perdana Menteri Yunani George Papandreou mengatakan hari ini ia telah memberikan mandat Departemen Keuangan untuk meminta Uni Eropa untuk melepaskan paket bantuan yang dirancang untuk membantu pemerintah Yunani mengatasi kebangrutan. Sekitar 85 persen perusahaan di S & P 500 yang telah melaporkan hasil keuntungan yang diatas prediksi analis. Yunani ASE Indeks saham naik 3,4 persen. Saham Volvo 3 persen di Stockholm. Akzo Nobel NV, sahamnya meningkat 5,7 persen.
Dolar Australia turun 0,7 persen dibandingkan dengan mata uang AS setelah Gubernur
bank sentral Glenn Stevens mengatakan pagi tadi bahwa suku bunga Ausi akan tetap. Pound melemah 0,3 persen terhadap euro, setelah ekonomi Inggris tumbuh 0,2% atau lebih rendah dari prediksi analis yang sebesar 0,4%. GBP juga turun 0,1 persen dibandingkan dengan dolar. Nikel untuk pengiriman tiga bulan turun 1 persen menjadi $ 26.825 per metrik ton di London Metal Exchange. Aluminium dan seng juga menurun. Minyak mentah untuk pengiriman Juni ke level $ 83,69 per barel di New York Mercantile Exchange.
Informasi mengenai Yunani
Total defisit anggaran Yunani saat ini adalah € 45.000.000.000 ($ 60 milyar). Masalah ini telah membuat penurunan dalam Euro terhadap dollar & yen dan juga membuat kohesi politik Eropa menjadi kacau.
Permohonan bantuan dari Uni Eropa dan Dana Moneter Internasional telah dilakukan Yunani. Dengan hutang nasional hampir 300.000.000.000 € dan premi risiko yang mencapai 590 basis poin kemarin, Yunani menghadapi kekacauan fiskal yang mengancam akan menyebar ke Spanyol dan Portugal, memaksa Uni Eropa untuk menyediakan layanan bantuan siaga.
Para ekonom termasuk Profesor Martin Feldstein dari Harvard University mengatakan mata uang tunggal Eropa saat ini atau Euro akan goyah karena ekonomi dibebani krisis anggaran yang begitu besar.
Fasilitas bantuan untuk Yunani menawarkan sebanyak 30 miliar euro sebagai paket pinjaman durasi tiga tahun dari dengan rate bunga pinjaman sekitar 5 persen. Di bawah aturan Uni Eropa, setiap negara anggota harus menjaga defisit anggaran mereka dibawah 3 persen dari
produk domestik bruto Uni Eropa.Dari 16 anggota euro wilayah, hanya Luksemburg dan Finlandia mengalami defisit dalam batas tahun lalu. Pemerintah di Athena bertujuan untuk mengurangi defisit anggaran oleh setidaknya 4 poin persentase dari produk domestik bruto. Ketika Yunani pertama kali berjanji bahwa pada bulan Januari, itu mengatakan akan mengurangi defisit ke 8,7 persen tahun ini.
Belajarforex.com Says
Situasi di Uni Eropa memang sangat buruk dari November tahun lalu setelah Yunani didiagnosa mengalami krisis anggaran 25 milyar dan terakhir membengkak menjadi 45 milyar Euro. Koreksi kenaikan Euro terhadap USD hanya sedikit dibarengi dengan koreksi penurunan yang drastis. Jika secara teknikal Anda melihat Euro naik 50 - 200 poin, Anda jangan ragu untuk menjual Euro.
Sumber
Bloomberg.com
| < Prev | Next > |
|---|














