Saat ini investor ekuitas takut pada "Harmagedon" di pasar valuta asing karena kekhawatiran krisis utang Yunani & lambannya ekonomi Amerika merupakan kombinasi yang bisa menghancurkan ekonomi dunia, kata David Bloom kepala analis valas di HSBC mengatakan kepada CNBC hari ini.
Bloom menggambarkan utang Yunani sebagai "berita kemarin" untuk pasar valuta asing, menambahkan kekhawatiran dipasar ekuitas. Tambahan lagi tentang pernyataan Ketua Federal Reserve Ben Bernanke tentang pertumbuhan ekonomi AS yang melambat dan sangat membutuhkan langkah-langkah stimulus fiskal.
"Ini adalah masalah yang kita punya ... ini adalah masalah yang saya punya dengan mata uang, tidak ada keraguan tentang hal itu (zona
euro) yang sedang mencoba untuk menyebabkan penundaan dan orang-orang jujur sangat percaya bahwa Yunani diambang kebangrutan. Kira-kira, masih adakah Armageddon yang lebih besar di luar sana? "tanya Bloom.
euro) yang sedang mencoba untuk menyebabkan penundaan dan orang-orang jujur sangat percaya bahwa Yunani diambang kebangrutan. Kira-kira, masih adakah Armageddon yang lebih besar di luar sana? "tanya Bloom.Dia menambahkan bahwa di samping kekhawatiran terus-menerus atas krisis Yunani dan ekonomi AS, ekonomi Inggris & Cina juga menjadi keprihatinan pasar saat ini.
"Pertumbuhan ekonomi per kuartal sedang turun di Inggris, ada perubahan besar dalam jumlah pertumbuhan di AS dan sekarang orang mulai khawatir tentang Cina," jelasnya.
"Kau melihat angka PMI UK yang anjlok menunjukkan beberapa kelemahan dan tingkat bunga bank di Cina yang naik membuat investor menjadi takut".
Bloom mengatakan bahwa faktor-faktor teknis di pasar menyebabkan "semua orang berpikir Armagedon itu di luar sana" dan ia memperingatkan bahwa investor masih menunggu situasi akan membaik nantinya.
Dengan kondisi pasar yang sedang
bearish saat ini, para investor menjadi takut di pasar keuangan, dan bersembunyi di bawah meja saat ini, "tambahnya.
bearish saat ini, para investor menjadi takut di pasar keuangan, dan bersembunyi di bawah meja saat ini, "tambahnya.Note : David Bloom adalah seorang reporter berita di NBC & kolumnis di CNBC.
Sumber
| < Prev | Next > |
|---|














