Swiss franc menguat ke rekor terhadap dolar karena kekhawatiran bahwa ECB diperkirakan akan gagal untuk membendung krisis utang Eropa, ditambah dengan penurunan peringkat kredit AS, mendorong permintaan untuk mata uang aman. CHF mengalami kenaikan terhadap seluruh mata uang utama dunia kecuali satu dari 16 mitra utama seperti yang dilacak oleh Bloomberg. CHF tetap tinggi terhadap
euro bahkan saat
Bank Sentral Eropa mengabarkan akan membeli obligasi Italia dan Spanyol untuk menjinakkan bunga utang yang bergelombang. Kabinet Swiss telah mengadakan sidang istimewa hari ini untuk membahas kekuatan mata uang, kata televisi TSR melaporkan, setelah Swiss National Bank menurunkan suku bunga minggu lalu dalam upaya untuk mengekang kenaikan mata uang. "Swiss franc adalah ukuran tentang bagaimana saraf pasar," ujar Jane Foley, analis valas valas senior pada Rabobank International di London.CHF atau Franc menguat 0,9 persen menjadi 76,08 sen per dolar pada 11:32 di London, setelah mencapai ke rekor 74,85 sen. CHF menguat 0,9 persen menjadi 1,0836 per euro.
Pemerintah Swiss sadar hari ini di tengah kekhawatiran kekuatan franc dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan ekspor yang menyumbang setengah perekonomian. Bank sentral Swiss secara tak terduga memotong suku pada 3 Agustus untuk melawan penguatan mata uang sebanyak 18 persen terhadap sejumlah mata uang negara maju. SNB "tahu minggu lalu bahwa mereka berenang melawan arus, dan sayangnya yang masih tetap terjadi," kata Foley. "Beberapa minggu dan bulan depan akan menjadi penting untuk euro dan sepanjang periode itu sebagian besar investor tidak akan mau membuang posisi mereka di Swiss."
ECB hari membeli obligasi pemerintah Italia dan Spanyol, menurut lima orang pejabat ECB. Pembelian utang tidak mungkin untuk mendorong investor untuk menjual franc, atau mata uang alternatif lain seperti yen Jepang, menurut Ray Farris, kepala analis Credit Suisse Group AG di Singapura.
Pengangguran Swiss tetap di terendah dalam 2 1 / 2 tahun pada bulan Juli karena erusahaan mendorong tenaga kerja mereka untuk memenuhi permintaan ekspor global.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















