Franc menguat terhadap semua mitra valas utama dan
euro turun terhadap dolar terkait tanda-tanda ekonomi Eropa yang melambat karena
bank sentral Eropa masih berjuang membendung krisis utang kawasan euro.Mata uang Swiss atau CHF juga menguat karena nilai manufaktur Eropa jaih dibawah nilai manufaktur Swiss setidaknya dalam dua tahun, memacu permintaan mata uang perlindungan yaitu CHF. Krona melemah versus franc dan dolar setelah indeks manufaktur Swedia turun lebih dari perkiraan ekonom. Euro terus mengalami penurunan setelah lelang utang (obligasi) Spanyol meleset maksimum.
"Ini drama yang sedang berlangsung di Eropa, dan bahwa lelang Spanyol tidak banyak peminatnya hari ini"kata Richard Franulovich, analis forex di Westpac Banking Corp di New York.
Swiss Franc atau CHF naik 1,6 persen menjadi 1,1405 per euro pada 08:54 pagi di New York,dari 1,1586 kemarin. Mata uang Swiss menguat 1% ke 79,80 sen per dolar, dari 80,60. Euro jatuh 0,5 persen menjadi $ 1,4294 setelah menyentuh $ 1,4263, level terendah sejak 19 Agustus, di hari ketiga penurunan. Yen turun 0,5 persen menjadi 77,02 per dolar.
Ekonomi Eropa mulai dingin karena pemerintah kawasan euro memotong pengeluaran untuk mengurangi defisit anggaran mereka di tengah tanda-tanda krisis utang daerah memburuk, mengurangi kesediaan konsumen untuk berbelanja lebih banyak lagi.
Klaim pengangguran A.S.
Departemen tenaga kerja AS data menunjukkan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun 12.000 minggu lalu 409.000. Perkiraan median dalam survei Bloomberg News adalah untuk penurunan ke 410.000.
Nilai ISM Manufacturing PMI mencapai 50.6 atau melebihi prediksi analis yang sebesar 48.7. Angka tersebut masih dibawah data pada periode lalu yang sebesar 50.9. Saat berita ini dirilis pada pukul 22.10 WIB, EURUSD mencapai $1,4254 dan EURCHF mencapai 1,1358 dan Emas (XAUUSD) mencapai 1825.50.
Krona terdepresiasi 0,4 persen menjadi 6,3697 versus dolar AS. Mata uang turun 1,4 persen menjadi 7,9804 terhadap Swiss franc.
Manufaktur Eropa
Survei terhadap manajer pembelian di wilayah euro 17 negara jatuh ke 49 pada bulan Agustus dari 50,4 di bulan sebelumnya, menurut data London Markit Economics hari ini. Itu adalah membaca terlemah dalam dua tahun dan di bawah perkiraan awal 49,7 diterbitkan 23 Agustus. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi perlambatan.
Pertumbuhan ekonomi di Jerman, perekonomian terbesar wilayah euro, melambat pada kuartal kedua karena belanja rumah tangga menurun.
Produk domestik bruto Jerman hanya naik 0,1 persen pada kuartal kedua, turun dari 1,3 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut data Kantor Statistik Federal mengatakan hari ini, membenarkan estimasi awal pada 16 Agustus lalu.
Produk domestik bruto Jerman hanya naik 0,1 persen pada kuartal kedua, turun dari 1,3 persen dalam tiga bulan pertama tahun ini, menurut data Kantor Statistik Federal mengatakan hari ini, membenarkan estimasi awal pada 16 Agustus lalu.Produk domestik bruto Swiss naik 0,4 persen pada kuartal kedua, menurut data Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi mengatakan hari ini. Itu sejalan dengan perkiraan median dari 18 ekonom dalam survei Bloomberg News.
Obligasi Spanyol jatuh hari ini, disaat pemerintah Spanyol menjual obligasi senilai € 3,62 milyar ($ 5,2 milyar) durasi lima tahun. Departemen Keuangan telah menetapkan target maksimal 4 miliar euro untuk penjualan. Permintaan untuk sekuritas adalah 1,76 kali jumlah yang terjual, turun dari 2,85 pada Juli. Bank Sentral Eropa telah membeli sekuritas Spanyol untuk membatasi gejolak utang, yang memaksa Irlandia, Yunani dan Portugal untuk mencari penyelamatan dari krisis utang yang menjerat dan membesar.
'Suportif dari Swissie'
"Krisis utang zona euro berarti CHF naik, dan sepertinya membuat CHF akan naik lagi untuk esok hari"kata Lee Hardman, analis forex di Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd di London. "Krisis utang zona euro tidak akan menghilang dalam waktu dekat. Pada akhirnya krisis utang akan mendorong euro melemah terhadap dolar. "
Kenaikan franc datang setelah pemerintah Swiss kemarin berjanji untuk menghabiskan 870 juta franc ($ 1,1 milyar) sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi untuk membantu mengatasi dampak dari kekuatan mata uang. Menteri Ekonomi Johann Schneider-Ammann mengatakan negara itu harus belajar untuk hidup dengan franc yang kuat, dan sedikit melupakan intervensi pemerintah yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















