Bursa saham Eropa jatuh untuk hari kedua di tengah spekulasi tes stres pada bank-bank didaerah Eropa diprediksikan tidak memiliki cukup modal untuk mengatasi krisis fiskal.Bursa saham Asia dan indeks berjangka AS sedikit berubah.
Harga saham dan indeks
BHP Billiton Ltd (BHP), perusahaan pertambangan terbesar di dunia,jatuh 2% setelah setuju untuk mengakuisisi Petrohawk Energy Corp dengan dana $12,1 milyar. Temenos Group AG (TEMN) anjlok 19 persen setelah diprediksikan ada penurunan pendapatan. Hugo Boss AG (BOS) naik 6 persen karena perusahaan pakaian mewah Jerman tersebut menaikan prospek pendapatan perusahaannya.
Indeks Stoxx Eropa 600 turun 0,5 persen menjadi 266,47 pada pukul 8.59 pagi di London. Indeks telah jatuh 2,7 persen minggu ini, penurunan terbesar sejak Maret, di tengah kekhawatiran bahwa krisis utang Eropa akan menyebar dari Yunani ke Italia dan Spanyol.
"Rilis dari stress test perbankan Eropa terus membuat investor gugup," kata Kai Fachinger, seorang manajer investasi mengelola lebih dari $ 1 miliar dana nasabah perusahaan SAM Sustainable
Asset Management AG di Zurich.""Sekitar 10 dari dari 91 bank-bank diharapkan akan dibutuhkan untuk menaikkan modal. Karena sebagian besar perusahaan terkenal, pasar takut kejutan negatif. "
Asset Management AG di Zurich.""Sekitar 10 dari dari 91 bank-bank diharapkan akan dibutuhkan untuk menaikkan modal. Karena sebagian besar perusahaan terkenal, pasar takut kejutan negatif. "
Kontrak pada indeks Standard & Poor 500 turun 0,2 persen hari ini dan MSCI Asia Pacific Index turun 0,1 persen.Otoritas Perbankan Eropa akan merilis hasil test stres untuk 91 bank jam 5 sore waktu London sebagai bagian dari upaya untuk meyakinkan investor bahwa bank-bank di kawasan itu memiliki modal yang cukup.
Tes Stres
Untuk lulus, bank yang diteliti akan perlu untuk mempertahankan rasio inti Tier 1 dimana kecukukapan modal atau CAR harus lebih dari 5 persen dalam skenario stres. Kriteria mencakup kajian tentang bagaimana bank akan menangani kontraksi ekonomi 0,5 persen di wilayah
euro pada 2011, penurunan 15 persen di pasar ekuitas Eropa, serta kerugian akibat utang usaha yang tidak bisa dibayar hingga jatuh tempo.
euro pada 2011, penurunan 15 persen di pasar ekuitas Eropa, serta kerugian akibat utang usaha yang tidak bisa dibayar hingga jatuh tempo.Menteri Keuangan Timothy F. Geithner memperingatkan ada kemungkinan perpanjangan batas waktu untuk menaikkan plafon utang karena S & P bergabung Moody Investors Service akan meninjau peringkat kredit atas AS. Nilai jangka panjang mungkin diturunkan satu peringkat ke dalam kategori AA dalam tiga bulan ke depan jika S & P menyimpulkan Kongres dan pemerintahan Presiden Barack Obama belum mencapai solusi yang kredibel untuk melunasi utang dalam waktu dekat.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















