Mata uang Australia naik 0,7 persen dari level terkuat dalam dua minggu terakhir karena saham Asia menguat setelah enam
bank sentral membuat lebih murah bagi pemberi pinjaman untuk meminjam dolar, mengirim Dow (INDU) Jones Industrial Average naik kelevel terkuat sejak sejak 2009. AUD juga naik terhadap yen dalam lima hari berturut turut terkait dirilisnya data penjualan ritel. AUD & NZD naik minggu ini di tengah spekulasi pembuat kebijakan di AS dan Eropa akan bertindak untuk mengurangi stres pasar keuangan dan mencari solusi untuk krisis utang Eropa.
"Bursa saham Ausi naik selama beberapa bulan terakhir dan kami terus melihat gerakan, khususnya di pasar saham AS, yang menggerakan AUD"kata Tony Allen, kepala analis perdagangan global valuta asing di Sydney di Australia & Selandia Baru Banking Group Ltd "Likuiditas yang ada dan itu berarti sistem keuangan akan dapat beroperasi, yang telah menjadi perhatian, jadi itu jelas mendukung".
Dolar Australia diperdagangkan pada $ 1,0253 pada pukul 10.31 pagi di Sydney, dari $ 1,0283 di New York kemarin, yang merupakan kenaikan dalam lima minggu. AUD menyentuh $ 1,0328, tertinggi sejak 14 November. Mata uang mencapai ¥ 79,56 dari 79,82 ¥. Dolar Selandia Baru mencapai 77,89 sen AS dari 78,05 kemarin, dan diperdagangkan di ¥ 60,43 dari 60,58.
Federal Reserve dan lima bank sentral lainnya sepakat untuk mengurangi tingkat bunga
swap likuiditas dolar sebesar 50 basis poin dan memperluas otorisasi mereka hingga 1 Februari 2013. Mereka juga sepakat untuk membuat program pertukaran bilateral yang sementara sehingga dana dapat diberikan dalam mata uang "harus menjamin kondisi pasar saat ini".
Dow Jones Index naik 4,2 persen kemarin dan Indeks Standard & Poor 500 naik 4,3 persen.
Bank-bank membayar premi untuk meminjam dolar semalam dari bank sentral akan turun setengah persentase poin menjadi 50 basis poin, Fed mengatakan kemarin dalam sebuah pernyataan di Washington. Fed akan berkoordinasi dengan Bank Sentral Eropa, bank sentral Kanada, Swiss, Jepang dan Inggris.
"Ini adalah tanggapan peningkatan ketegangan di pasar keuangan global," kata Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa pada konferensi pers di Tokyo kemarin. "Tindakan terkoordinasi akan memberikan pasar rasa aman".
ECB memegang kebijakan berikutnya pertemuan pada 8 Desember. Kepala pemerintah Eropa akan bertemu pada hari berikutnya di Brussels.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















