Dolar Australia turun untuk hari kedua terhadap USD karena bursa saham Asia jatuh, melemahnya permintaan untuk aset berisiko. Aussie juga melemah terhadap yen di tengah kekhawatiran krisis utang Eropa akan memburuk, dan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Mata uang Selandia Baru, dijuluki kiwi, melemah terhadap sebagian besar mitra valas utama setelah harga komoditas turun."Sentimen ini masih cukup hati-hati untuk Aussie dan kiwi," kata Lee Wai Tuck, seorang analis valas Forecast Pte di Singapura. "Keprihatinan global masih ada."
Dolar Australia jatuh 0,8 persen menjadi 98,69 sen pada pukul 12.38 siang di Sydney dari 99,52 sen di New York kemarin. AUD menurun 0,8 persen menjadi 75,70 ¥. Dolar Selandia Baru turun 0,6 persen menjadi 77,50 sen AS dan turun 0,5 persen menjadi 59,45 ¥.
MSCI Asia Pacific Index saham turun 1,2 persen. Minyak jatuh untuk hari pertama dalam enam di New York dimana minyak mentah untuk pengiriman November jatuh sebanyak 1,5 persen. Tembaga di London turun sebanyak 1,7 persen.
Krisis zona
euro adalah sistemik dan harus ditangani tegas," kata Presiden
Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet kemarin. "Stres Sovereign telah pindah dari ekonomi lebih kecil untuk beberapa negara yang lebih besar," katanya kepada anggota parlemen di Brussels.
euro adalah sistemik dan harus ditangani tegas," kata Presiden
Bank Sentral Eropa Jean-Claude Trichet kemarin. "Stres Sovereign telah pindah dari ekonomi lebih kecil untuk beberapa negara yang lebih besar," katanya kepada anggota parlemen di Brussels.Kredit rumah
Penurunan Aussie terbatas karena data menunjukkan kredit rumah di Australia naik untuk bulan kelima dan sebelum laporan diproyeksikan untuk menunjukkan bahwa para majikan menambahkan pekerjaan pada bulan September untuk pertama kalinya sejak Juni.
"Kami mengharapkan pickup di pekerjaan dan yang bisa memberikan dorongan kecil untuk Aussie," kata Joe Heffernan, seorang ekonom senior di St George Bank Ltd di Sydney. "Dalam jangka pendek, saya melihat mata uang Australia dan Selandia Baru akan naik".
Untuk data esok hari : Pengusaha Australia menambahkan 10.000 pekerjaan pada bulan September, setelah memotong 9.700 posisi pada bulan Agustus, kata biro statistik mungkin akan berkata besok, menurut perkiraan median ekonom dalam survei Bloomberg News.
Jumlah pinjaman yang diberikan untuk membangun atau membeli rumah dan apartemen naik 1,2 persen pada Agustus dari Juli, ketika naik 1,9 persen direvisi, kata biro statistik di Sydney hari ini.
Indeks kepercayaan konsumen Australia naik 0,4 persen menjadi 97,2, menurut Westpac Banking Corp dan Melbourne Institute survei terhadap 1.200 konsumen yang diambil 3-8 Oktober dan dirilis hari ini di Sydney.
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















