Dolar Australia jatuh terhadap yen di tengah prospek bahwa tekanan harga mulai surut yang memungkinkan Reserve Bank of Australia Gubernur Glenn Stevens untuk menurunkan suku bunga segera setelah pertemuan kebijakan besok.Dolar Selandia Baru melemah terhadap 15 dari 16 mitra valas utama dunia karena permintaan investor untuk aset berisiko mereda sebelum dirilisnya data aktivitas bisnis di AS yang diprediksikan akan melemah. Kedua mata uang Pasifik Selatan itu juga berpeluang turun lebih dalam di tengah kekhawatiran sisa-sisa krisis utang Eropa akan membatasi pertumbuhan global.
"Ini tentu mungkin bahwa kita akan melihat tingkat suku bunga Ausi akan turun besok"kata Joe Heffernan, seorang ekonom senior di St George Bank Ltd di Sydney. "Itu berpotensi membebani dolar Aussie."
Dolar Australia turun 0,3 persen menjadi ¥ 80,88 pada pukul 10:20 di Sydney dari 28 Oktober ketika jatuh 0,4 persen. Aussie melemah 0,3 persen menjadi $ 1,0673. Dolar Selandia Baru turun 0,3 persen menjadi 62,07 ¥. Kiwi drop 0,2 persen menjadi 81,90 sen AS.
Trader forex melihat peluang 86 persen dari 25 basis poin dari penurunan tingkat target RBA ketika pembuat kebijakan
bank sentral bertemu besok. Suku bunga acuan yang 4,75 persen di Australia dan 2,5 persen di Selandia Baru, masih jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan serendah nol di AS dan Jepang, menarik investor untuk lebih berivestasi di negara-negara Pasifik Selatan.Institute for Supply Management-Chicago Inc diprediksikan akan jatuh ke 59 bulan ini dari 60,4 pada September, menurut perkiraan median dalam survei Bloomberg News. Sebuah tingkat 50 adalah garis pemisah antara ekspansi dan kontraksi. Data karena akhir pekan ini mungkin menunjukkan bahwa lapangan kerja Amerika turun pada Oktober, menurut sebuah survei terpisah.
Presiden Federal Reserve Bank of New York, William C. Dudley mengatakan pekan lalu "itu mungkin yang bisa kami lakukan satu putaran pelonggaran kuantitatif." Komite Pasar Terbuka Federal akan bertemu pada 3 November.
"Pertemuan bank sentral pekan ini akan menjadi fokus pasar," kata Heffernan St George Bank. "Jika kita melihat FOMC AS mulai berbicara tentang kemungkinan lebih dari QE3 yang jelas akan menjadi pendorong pasar untuk Aussie."
Sumber
Bloomberg
| < Prev | Next > |
|---|















